spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Mahasantri UIN Maliki Salat Di Satu Masjid

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media, Malang – Salat Idul Adha di Masjid Ulul Albab untuk mahasantri putri UIN Malang batal digelar. Hal ini disampaikan Ketua Pusat Mahad Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) Ahmad Izzuddin.


Dalam press rilis yang diterima Malang Posco Media, pihak Pusat Mahad UIN Maliki Malang akan menggelar salat Idul Adha Senin 17 Juni 2024 di satu masjid. Yaitu Masjid Mahad Sunan Ampel al-Aly UIN Maliki.

- Advertisement -


Salah satu pertimbangan salat Idul Adha batal digelar di Masjid Ulul Albab untuk mahasantri putri UIN Malang yaitu mahasantri putra dan putri banyak kembali ke daerah asal untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga.

“Berdasarkan analisis situasi terakhir, kebutuhan untuk mengadakan salat Idul Adha secara terpisah tidak diperlukan. Karena mahasantri putra dan putri banyak kembali ke daerah asal untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga. Sehingga mahasantri yang ada dapat ditampung dalam 1 masjid saja, ” tulis Ahmad Izzuddin dalam press rilisnya juga menuliskan bahwa tidak ada niatan untuk mencari sensasi dari rencana kegiatan ibadah tersebut.


Terlebih menurut dia pelaksanaan salat Idul Adha khusus perempuan pada praktiknya sudah banyak dilaksanakan di beberapa pesantren putri.


Terkait dengan beredarnya flyer dan rencana pelaksanaan salat Idul Adha di Masjid Ulul Albab dikatakan Ahmad


bahwa flyer yang beredar di masyarakat pada dasarnya masih merupakan draft rencana kegiatan. Flyer itu dibuat untuk mengantisipasi over loadnya jamaah salat Idul Adha di masjid mahasantri putra.

“Mahasantri putra jumlahnya 1932. Jika ditambah dengan mahasantri putri yang berjumlah 2559 dan masyarakat sekitar sangat tidak memungkinkan dan menyulitkan pengaturannya,” tulisnya.


Ahmad juga menuliskan bahwa rencana pelaksanaan kegiatan tersebut pihak mahad telah berkomunikasi dengan pimpinan pengurus MUI Kota Malang dan juga pengurus MUI Jawa Timur.


“Kami sudah meminta arahan dan petunjuk apabila kegiatan tersebut jadi dilaksanakan kepada MUI Kota Malang dan MUI Jatim,” tambahnya.

Tapi demikian, dia juga menyebutkan bahwa rencana kegiatan tersebut pelaksanaannya masih sangat tergantung kepada situasi dan kondisi yang ada. Lantaran itu dia menyebutkan flyer, baliho dan juga informasi kegiatan tersebut tidak disosialisasikan dalam web resmi Pusat Mahad Al-Jamiah maupun media social resmi di lingkungan Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.


Seiring dengan itu, dia pun berharap tidak ada lagi berita atau informasi yang tidak benar beredar di masyarakat.


“Semoga, pernyataan ini kami sampaikan dapat dimaklumi sebagai bagian ihtiar kami untuk memberikan pelayanan ubudiyah bagi internal mahasantri kami di Mahad Sunan Ampel al-Aly UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” tandasnya.(ira/jon)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img