Sunday, August 31, 2025

Mahasiswa UMM Resmikan Komunitas Teman Senja

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Fokus Pada Kesejahteraan Lansia di Desa Pendem Kota Batu

MALANG POSCO MEDIA – Sejumlah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari Program Studi Kesejahteraan Sosial yang tergabung dalam program Center of Excellence (CoE) meresmikan Komunitas Teman Senja di Pendopo Balai Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Senin (21/7) lalu. Launching komunitas ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan magang yang telah mereka jalankan selama tiga bulan.

Acara peresmian berlangsung hangat dan penuh semangat dihadiri oleh Sekretaris Desa Pendem, para Kepala Dusun, perwakilan RT, serta sejumlah lansia yang selama ini aktif mengikuti kegiatan pendampingan sosial bersama para mahasiswa. Kehadiran para tokoh desa dan warga menjadi bentuk dukungan terhadap terbentuknya komunitas ini, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan lansia.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan latar belakang, tujuan, serta program kerja yang telah dijalankan dan akan terus dikembangkan oleh Komunitas Teman Senja. “Program ini berangkat dari hasil asesmen sosial yang menunjukkan pentingnya ruang aman, sehat, dan produktif bagi lansia di Desa Pendem,” ungkap Ika Finasti, perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam program CoE UMM. 

Menurutnya, beberapa kegiatan yang telah dilakukan antara lain senam lansia, kelas kreatif, pengecekan kesehatan rutin, penanaman toga, dan edukasi hidup sehat yang dilakukan secara partisipatif bersama warga.

“Pembentukan komunitas ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menciptakan perubahan sosial berkelanjutan. Komunitas Teman Senja kamu harapkan tidak hanya menjadi warisan program magang, tetapi juga dapat terus berjalan dan berkembang bersama dukungan masyarakat dan perangkat desa,” yakin mahasiswa yang akrab dipanggil Ika ini.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pendem Suli Wahyudi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMM yang berhasil menginisiasi wadah positif bagi para lansia. Ia menilai, Komunitas Teman Senja menjadi bukti bahwa kegiatan magang tidak hanya berhenti pada praktik akademik, tetapi mampu melahirkan program pemberdayaan yang berdampak langsung.

“Kami berharap, keberadaan komunitas ini akan terus memupuk kepedulian sosial dan menjadi contoh baik bagi desa-desa lain di Kota Batu. Komunitas Teman Senja diharapkan dapat menjadi ruang baru bagi para lansia untuk tetap aktif, sehat, dan terlibat dalam kegiatan sosial. Selain itu, komunitas ini juga menjadi simbol perhatian terhadap kelompok rentan serta bagian dari upaya membangun desa yang ramah lansia,” sebutnya. 

Dengan terbentuknya Komunitas Teman Senja, mahasiswa magang CoE UMM berharap bahwa keberlanjutan program ini akan terus dijaga bersama oleh masyarakat lokal. Mereka juga berharap agar pengalaman merintis komunitas ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam menjadi pekerja sosial profesional yang tanggap dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (adv/bua)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img