spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

Mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang; Ukir Prestasi Sains Fisika PHOTON II Nasional

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG  – Tim Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika dan Prodi Pendidikan IPA Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjadi juara dalam ajang kompetisi PHOTON II yang diadakan di Universitas Siliwangi. Kompetisi ini berlangsung dari Agustus hingga akhir Oktober 2023 lalu. Diikuti mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

Tim Unikama terdiri dari dua mahasiswa. Yakni Infa Damayanti dan Fransiska Collin Maharani Manggil. Keduanya dari Program Studi Pendidikan Fisika Unikama. Mereka meraih Juara 2 dalam Lomba Alat Peraga.

Atas juara tersebut keduanya mengungkapkan perasaan senangnya. Alat peraga yang mereka buat membantu mempermudah pembelajaran fisika yang seringkali terkesan rumit, terutama dalam materi rangkaian listrik.

Alat peraga ini berhasil menjelaskan dengan baik konsep rangkaian seri dan paralel serta hukum Ohm. Proses persiapan mereka cukup singkat, hanya satu minggu dari pengumuman lolos seleksi.

“Ini merupakan sebuah kejutan dan kebahagiaan besar bagi kami. Alat peraga yang kami buat membantu siswa memahami materi fisika yang sulit dengan cara yang lebih mudah,” ujar Fransiska Collin Maharani Manggil.

Selain itu, juga ada tim Media Pembelajaran Digital. Terdiri dari Rika Tri Intan dan Shofiyah Maulida dari Prodi Pendidikan IPA Unikama. Mereka berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Media Pembelajaran.

Dalam kompetisi ini, tim ini memilih untuk mengusung materi fisika Hukum Kepler menggunakan aplikasi Canva. Mereka menciptakan sebuah video animasi yang membahas hukum Kepler 1, 2, dan 3, dengan animasi yang interaktif untuk memudahkan pemahaman siswa. Meskipun persiapan singkat, kurang dari satu minggu, tim ini berhasil menyelesaikan media pembelajaran yang inovatif.

“Kami sangat bangga dengan prestasi ini, terutama dalam tim Media Pembelajaran Digital. Kami merasa kompetisi nasional ini sangat berharga dan mempunyai nilai yang tinggi untuk mendapatkan pengalaman dan pelajaran.” terang  Rika Tri Intan.

Meskipun persiapan kedua tim ini terbilang singkat, hasil kerja keras mereka terbayar dengan prestasi cemerlang. Mereka berharap bahwa karya mereka dapat membantu memotivasi dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam memahami materi fisika yang seringkali dianggap rumit.

Tim Alat Peraga dan Tim Media Pembelajaran Digital berencana untuk terus mengembangkan alat peraga fisika dan media pembelajaran digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Mereka juga memberikan pesan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa, yakni terus belajar dan meningkatkan literasi serta mengikuti perkembangan media terbaru, sehingga dapat terus berinovasi dalam pembelajaran fisika serta IPA. (imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img