spot_img
Sunday, July 14, 2024
spot_img

Maling Mobil Box Sasar Kepanjen

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Apes dialami Yulia Rosita Sari, warga Dusun Keras, Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen. Mobil Mitsubishi L300, N 9298 EC jenis box miliknya yang sehari-hari digunakan berjualan makanan, hilang saat diparkir di tepi jalan, depan rumahnya, Selasa (18/6) dini hari.

Ditemui Malang Posco Media, Yulia mengatakan pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.30. Ia sempat mendengar suara mobil miliknya dihidupkan oleh pelaku, bahkan sempat melakukan pengejaran. Namun dia sudah kehilangan jejak. “Mobil saya taruh di luar karena capek habis berjualan,” ungkapnya.

Namun, sekitar pukul 02.30, dia mendengar mesin mobil tiba-tiba menyala. “Curiga ada yang tidak beres, saya langsung bangun. Bingung ambil motor, tapi pelaku sudah kabur,” lanjut dia. Yulia menduga, pelakunya menggunakan kunci palsu untuk menghidupkan mesin mobilnya dan membawa kabur.

“Kunci mobil di ruang tamu,” sambung wanita berusia 37 tahun tersebut, Dia menjelaskan,  di dalam mobil, terdapat sejumlah barang-barang untuk berjualan makanan. Mulai kompor, gas, meja dan perkakas lainnya. Yulia menaksir kerugian yang dialami dari kehilangan mobil box beserta barang-barang jualan sekitar Rp 100 juta.

Dia mengaku sebenarnya tidak biasa memarkir memarkir di pinggir jalan, meski di depan rumahnya. Diungkapkan Yulia, dari rekaman CCTV terlihat beberapa menit sebelum pencurian terjadi, dua orang naik sepeda motor matik tanpa plat nomor mondar mandir di jalan raya.

“Dua hari sebelumnya, Minggu (16/6) juga ada orang datang masuk ke rumah. Usia sekitar 60 tahun, orangnya bertubuh pendek. Alasannya dia menawarkan servis payung. Tapi kok sampai masuk ke pintu ruang tamu,” lanjutnya. Hal tersebut ditemuinya baru pertama kali. Sebelumnya tidak pernah ada tukang payung keliling. 

“Biasanya pengamen, itupun tidak berani sampai masuk rumah,” kata Yulia. Ia menegaskan, sudah melapor kehilangan mobil box itu ke Mapolsek Kepanjen. Kanitreskrim Polsek Kepanjen, Ipda Wawan bersama anggotanya melakukan olah TKP. “Kami sedang berupaya mengungkap siapa pelakunya,” ujarnya. (den/mar)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img