spot_img
Monday, June 24, 2024
spot_img

Mandi di Sungai Amprong, Tiga Bocah Hanyut

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Nahas nasib tiga bocah saat mandi di Sungai Amprong, Jalan Ki Ageng Gribig Gang 2 Kota Malang. Dua dari tiga bocah yang sama-sama merupakan warga sekiitar ini, meregang nyawa. Sedangkan satu bocah lagi mendapatkan perawatan intensif di RSSA Malang, Selasa (21/5) sore.

Dua korban meninggal dunia bernama Intan Aqilla, 8, dan Natasya Sabrina, 8. Sedangkan, korban selamat yakni Raya, 8. Dia kini sedang mendapatkan perawatan intensif di IGD RSSA Malang. Salah satu saksi warga bernama Ardin, 29, menceritakan bahwa saat itu, dirinya hendak mancing di sekitar lokasi kejadian.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan dua anak laki-laki teriak minta tolong. “Saya kira awalnya hanya bercandaan saja. Tapi perasaan saya ada yang tidak beres, lalu saya cek, ternyata benar ada yang tenggelam,” ujar Ardin, saat ditemui wartawan.  Saat itu, dia melihat tiga bocah terbawa arus sungai.

Diduga korban sudah hanyut sekitar 200 meter dari titik mereka mandi. “Satu anak ini sempat tersangkut bambu, satu anak hilang tenggelam dan satu anak berupaya menyelamatkan diri dengan cara berenang,” terangnya. Saat melihat itu, Ardin bersama warga sekitar terjun ke sungai untuk melakukan penyelematan.

Satu anak sempat dilakukan pencarian akibat tenggelam di dasar sungai. “Saya masuk ke air dengan warga lain untuk menolong. Akhirnya semuanya berhasil dievakuasi, namun dua anak meninggal dan satu anak lainnya selamat, tetapi kondisinya harus ditangani medis,” bebernya.

Ketua RT setempat, Sumali menjelaskan, dari informasi saksi ketiga anak ini mulai mandi di sungai sekitar pukul 15.00. Diduga karena tidak bisa berenang saat arus yang cukup deras, membuat mereka hanyut. “Hanya satu anak yang bisa berenang, tapi dua anak hilang terbawa arus,” tuturnya.

Kapolsekta Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya melakukan olah TKP di lokasi sungai, dan mendatangi rumah duka. “Keluarga telah sepakat untuk tidak dilakukan otopsi. Jenazah para korban sudah ditangani keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya. (rex/mar)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img