spot_img
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Mengelola Waktu, Menjaga Konsistensi Podcast 

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA-Kami sedang fokus mengelola program podcast Posco Berdialog. Ini bukan program baru.

Posco Berdialog merupakan podcast milik Malang Posco Media yang sudah ada sejak 2022. Namun saat itu belum serius.

Saya Muhammad Firman, fotografer Malang Posco Media ikut berkecimpung di podcast ini  juga tidak penuh. Hanya mengajari soal teknis ke tim digital.

Tapi saat ini mulai digarap serius. Posco Berdialog telah menjadi produk jurnalistik milik Malang Posco Media. Sudah ada empat program yang ada di podcast tersebut, yaitu Editorial, Idea Club, Dialog Redaksi (DIKSI)  dan Posco Berdialog. Ditayang setiap hari Senin, Rabu dan Jum’at.

Pembawa acaranya juga berbeda-beda. Program Editorial dan Idea Club, biasa dibawakan oleh Abdul Halim, salah seorang redaktur Malang Posco Media. Di rubrik Editorial, Halim, panggilan akrabnya, memvisualisasikan opini redaksi terkait isu yang hangat di Malang Raya. Lalu Idea Club merupakan rubrik obrolan bersama penulis opini.

Sedangkan Dialog Redaksi dan Posco Berdialog dibawakan oleh Muhaimin, Pemimpin Redaksi Malang Posco Media. Di Dialog Redaksi sendiri Aim, panggilannya, membedah dapur keredaksian. Alasan-alasan serta isu di balik sebuah berita yang terbit di Koran Malang Posco Media.

Kalau di rubrik Posco Berdialog merupakan rubrik utama yang berisi obrolan ringan mengenai isu yang hangat dibicarakan. Biasanya banyak mengundang bintang tamu, seperti yang sudah dilakukan sebelumnya seperti  Abah Anton dan Rizky Boncell.

Saya pun akhirnya di tarik untuk membantu di tim produksi. Mulai dari hari H produksi, editing video hingga tayang. Memang cukup sulit untuk membagi waktu antara tugas keredaksian saya sebagai fotografer untuk koran dan web, dengan menjadi tim produksi digital. Tidak jarang harus pulang lebih malam  untuk menyelesaikan deadline video untuk menjaga konsistensi jadwal tayang. Tidak jarang juga saya harus absen dari tim produksi karena ada penugasan redaksi untuk kebutuhan foto.

Saya tidak sendirian. Ada Slamet Prayitno yang membantu saya. Cak Tem, sapaan akrab  Slamet Prayitno sebenarnya tidak mempunyai background tentang audio visual. Selama di kantor Malang Posco Media, Cak Tem bertugas sebagai uploader dan pembuat grafis untuk malangposcomedia.id.

Tapi Cak Tem mau belajar dan akhirnya hingga saat ini, jika saya berhalangan ikut, semua di handel oleh dia dan teman-teman digital lainnya sebagai backup tim. Lalu ada Adinda Zaeni sebagai pimpinan produksi digital yang mengatur jadwal podcast.

Saya pun cukup bersyukur, podcast ini akhirnya menjadi produk yang serius. Pembaruan alat juga akhirnya terealisasi.

Tidak sempurna tapi sudah cukup baik. Dan kedepannya semoga bisa menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas produksinya. Karena menjaga konsistensi itu yang sulit. (fir/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img