spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

Menparekraf Kagumi Kayutangan Heritage

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno menyambangi secara langsung kampung Kayutangan Heritage Minggu (16/4) kemarin. Kedatangannya yang disambut antusias masyarakat dalam rangka meresmikan Kayutangan Heritage yang terkini telah menjadi salah satu dari 75 Desa Wisata Indonesia 2023.


Setibanya di Kayutangan, Sandiaga menyimak pemaparan profil Kampung Kayutangan Heritage. Setelah itu, langsung dilanjutkan dengan berkeliling di dalam kampung untuk melihat berbagai spot menarik, kegiatan masyarakat dan berbagai keunggulan dari Kayutangan Heritage.

Kayutangan Heritage
SELAMAT DATANG: Kakang Mbakyu Kota Malang menyambut kedatangan Menparekraf Sandiaga Uno di depan Gang 4 Kayutangan (MPM-FIRMAN)


Seperti kegiatan membatik di Balai RW, nuansa ngopi di Warung Kopi Mbah Ndut, melihat kerajinan Bakiak, meninjau Sentra Kue khas Oenbitjkoek, menjajal spot foto pedestrian tepi sungai, bertransaksi di Pasar Krempyeng hingga menyapa warga di Rumah 1870.


“Saya datang sebagai bentuk mengecek kesiapan di Kayutangan Heritage. Kota Malang ini, juga akan membeludak kunjungan wisatawannya. Karena diperkirakan sekitar 40 persen (lonjakan) dari tahun lalu, dari pergerakan wisatawan total 123,8 juta. Ini akan membawa Rp 100 triliun sampai Rp 150 triliun ke destinasi di luar destinasi di kota kota besar,” jelas Sandiaga.


Maka, lanjut Sandiaga, peluang ini ditangkap oleh masyarakat. Terlebih di Kayutangan yang terpilih menjadi salah satu dari 75 desa wisata terbaik di Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia. Ini menjadi memontum untuk menciptakan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024 dan diawali di Kayutangan Heritage.


“Saya beserta tim sangat kagum dengan Desa Wisata Kampung Heritage Kayutangan. Mudah-mudahan ini membawa berkah. Dan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang luas buat masyarakat,” tegas Sandiaga.
Sandiaga juga makin kagum dengan Kayutangan Heritage yang ternyata tingkat kunjungannya cukup tinggi mencapai 25 ribu pengunjung per bulan.


Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang mendampingi Menparekraf mengaku pengembangan kampung wisata di Kota Malang adalah model pengembangan destinasi wisata yang dipadukan dengan ekonomi kreatif. Sutiaji menyebut, angka pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Malang juga mengalami tren pertumbuhan yang positif.

Kayutangan Heritage
PAPARAN: Sebelum kunjungan Menparekraf, tim dewan juri melakukan penilaian paparan Kayutangan Heritage didampingi Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Pokdarwis Kayutangan Heritage. (MPM-FIRMAN)


“Pertumbuhan kreatif bertumbuh awalnya sekitar 5,7 persen sekarang 10 persen dari 17 subsektor. Prinsip kami tiap mengikuti kegiatan adalah menguatkan literasi dan terus belajar. Termasuk didalamnya kita buka kampung-kampung tematik seperti kampung heritage kayutangan ini,” tutup Sutiaji. (ian/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img