spot_img
spot_img

Munajat Doa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Tragedi Kanjuruhan yang terjadi Sabtu (1/10) lalu, tidak hanya membuat Aremania berduka, tapi juga membuat duka segenap sivitas IKIP Budi Utomo (IBU) Malang. Karena salah satu mahasiswanya menjadi korban jiwa dalam tragedi kemanusiaan yang menewaskan 131 Aremania itu.

Rabu (5/10) kemarin, Rektor IKIP Budi Utomo  Associet Prof. Dr. H. Nurcholis Sunuyeko, M.Si. bersama PWI Malang Raya dan MWC NU Blimbing menggelar doa bersama sivitas akademika IBU Malang di kampus C Kota Malang.

Berita Lainnya:  Bidang Cat Tak Sepele, SMK PIM Ikuti Kelas Indutri PT Rexton Indocoating

“Mahasiswa kami ada yang menjadi korban. Karena itu, kami melakukan doa bersama MWC NU Blimbing dan juga PWI Malang Raya. Bukan hanya untuk mahasiswa kami yang menjadi korban tapi untuk semua Aremania yang menjadi korban dalam Tragedi Kanjuruhan yang membuat kita semua berduka,” kata Nurcholis Sunuyeko kepada Malang Posco Media.

Ratusan warga Nahdliyin bersama sivitas IBU Malang dan wartawan memanjatkan doa yang dimulai dengan pembacaan tahlil, kirim doa untuk semua almarhum dan almarhumah korban Tragedi Kanjuruhan. Dilanjut dengan ceramah agama yang disampaikan Rois Syuriah MWC NU Blimbing KH. Syaifuddin Zuhri. (aim)



BERITA LAINNYA

UMM Dorong Inovasi Insan Muda

Demi Riset, Majukan Kawasan