spot_img
Wednesday, April 17, 2024
spot_img

Operasi Pasar Murah Berlanjut di Punten Bumiaji, Antusias Tinggi, Masyarakat Sangat Terbantu

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Hari kedua operasi pasar murah yang digelar oleh Pemkot Batu di Balai Desa Punten Kecamatan Bumiaji kembali diserbu oleh masyarakat, Rabu (28/2) kemarin. Ratusan masyarakat terlihat mengantre dengan tertib dan nyaman di kursi yang telah disediakan.

Dalam operasi pasar murah kemarin, Pemkot Batu menyediakan 5 ton beras. Jumlah ini meningkat dengan hari sebelumnya yang digelar di Balai Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu sebanyak 2 ton, tapi ditambah lagi sejumlah 2 ton sehingga menjadi 4 ton beras. Bahkan di hari pertama tiga jenis sembako ludes hanya dalam waktu 3 jam.

Terlihat antusias masyarakat sangat tinggi. Tidak hanya itu, mereka merasa terbantu adanya pasar murah di tengah kondisi harga sembako mengalami kenaikan, terutama beras.

Lilik Maisaroh warga Jalan Arjuno Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji mengatakan harga sembako di pasaran harganya jauh lebih tinggi. Ia pun datang sejak mulai dibukanya pasar pukul 09.30 WIB.

“Dengan adanya pasar murah ini saya jadi terbantu. Soalnya sekarang harga beras di pasaran harganya sampai Rp 83 ribu per Kg. Kalau di pasar murah ini harganya Rp 51 per Kg,” ujar perempuan usia 40 tahun itu.

Antrean untuk mendapat giliran membeli sembako juga dalam kondisi teratur dan tidak menunggu waktu lama.  “Saya barusan mendapat giliran membeli berasnya cepat. Karena antreannya tidak panjang,” sambung Lilik. Ia datang awalnya untuk membeli beras dan minyak. Namun minyak stoknya sudah habis. “Semoga acara seperti ini lebih sering diadakan Pemkot Batu,” harapnya.

Senada dengan itu, Mislar warga Jalan Dieng Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji yang datang bersama istrinya menyebut pasar murah ini membantu masyarakat. “Alhamdulillah, pasar murah ini membantu masyarakat kecil. Semoga besok-besok ada lagi,” ujar Mislar sambil membawa beras yang dibeli.

Pria usia 60 tahun itu mengetahui adanya operasi pasar murah yang digelar Pemkot Batu dari kelompok senam di wilayahnya. Ia membeli beras. Pun harganya disebut jauh lebih rendah daripada di toko yang harganya variatif, ada yang Rp 70 ribu dan Rp 80 ribu per lima Kg. “Yang ada gula dan beras. Tapi saya hanya membeli beras. Kalau minyak dari pagi memang tidak ada,” sambungnya.

Untuk memastikan operasi pasar berjalan lancar, Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Ia mengatakan operasi pasar ini merupakan upaya Pemerintah Kota Batu untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan, serta memastikan ketersediaannya untuk masyarakat.

“Pemerintah Kota Batu terus melakukan berbagai kebijakan yang fokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah melalui operasi pasar di tiga kecamatan,” ujar Aries.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim ini berharap operasi pasar murah ini betul-betul menyentuh dan berdampak kepada masyarakat. Terlebih operasi pasar untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau dan lebih murah dari harga di pasaran.

Kepala Dinas Koperindag Kota Batu Aries Setiawan mengatakan 5 ton beras dan 300 paket gula disediakan untuk operasi pasar murah di Balai Desa Punten Kecamatan Bumiaji. “Sedangkan minyak stoknya sudah habis. Nanti kami akan koordinasi sama Bulog,” kata dia saat memantau operasi pasar murah kemarin.

Ditambahkan Aries, bila operasi pasar murah ini akan berlanjut ke tahap dua di Kecamatan Bumiaji. Yaitu di Balai Desa Sumberejo, Jumat (1/3) dan di Balai Desa Pandanrejo, Sabtu (2/3). “Minggu depannya lagi kami lanjutkan ke desa-desa lainnya hingga menjelang Hari Raya,” imbuhnya.

Diinformasikan, pasar murah yang digelar oleh Pemkot Batu ini terdapat tiga paket sembako. Yaitu, beras dengan harga Rp 51 ribu per 5 kilogram, gula Rp 16 ribu per kilogram, dan minyak goreng dengan harga Rp 13 ribu per liter. (adv/den/eri/lim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img