Monday, September 1, 2025

Pasarkan Produk UMKM Batu Lebih Luas, Diskumperindag Gandeng FTP UB

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Ribuan produk UMKM Kota Batu tumbuh subur. Bahkan telah terbukti sebagai penggerak perekonomian Kota Batu disamping pariwisata dan pertanian. Meski begitu produk UMKM masih terkendala dalam pemasarannya.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Pangan (FTP) Universitas Brawijaya (UB) melalui Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M). Hal itu disampaikan oleh Kepala Diskumperindag Kota Batu, Aries Setiawan.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Kota Malang. Ini semakin menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi UMKM bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Aries kepada Malang Posco Media, Minggu (13/7) kemarin.

Dengan kehadiran mahasiswa pihaknya berharap semakin mengembangkan pemasaran produk lokal Kota Batu. Pasalnya mahasiswa akan menggunakan pendekatan teknologi dan manajerial modern sangat dibutuhkan oleh UMKM.

“Kita tahun bahwa selama ini masih pelaku UMKM masih terbatas sehingga bergulat dengan berbagai tantangan, mulai dari produksi hingga pemasaran. Banyak UMKM yang masih tradisional, dengan pendampingan mahasiswa kami ingin ada akselerasi digitalisasi dan efisiensi usaha bisa berdampak pada pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja di Kota Baru,” bebernya.

Pihaknya mencatat saat ini melalui program tersebut ada 93 UMKM lokal menjadi mitra. Dalam praktiknya mahasiswa akan turun langsung ke lapangan untuk mendampingi penguatan produksi, pencatatan keuangan, pemasaran digital, hingga peningkatan kapasitas SDM.

“Keberhasilan program ini akan ikut mendorong penurunan angka kemiskinan, yang sebagian besar bersumber dari keterbatasan akses UMKM terhadap pendampingan dan peningkatan daya saing. Kami optimistis kolaborasi kampus dan UMKM bisa menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan menegaskan bahwa Program 3M telah menjadi bagian dari kurikulum strategis FTP. Ia mengatakan bahwa UMKM dipilih karena perannya yang besar dalam perekonomian nasional, dengan kontribusi lebih dari 61 persen terhadap PDB dan serapan tenaga kerja mencapai 97 persen.

“Program ini mengusung tema ‘Bersama Mahasiswa, UMKM Berkarya’. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemkot Batu, Diskumperindag dan UMKM Batu sebagai mitra utama kami selama ini serta untuk mengintegrasikan riset, inovasi, dan pengabdian,” terangnya.

Melalui program tersebut ditegaskannya bukan hanya sekadar pengabdian, namun  sebagai bentuk pembelajaran langsung di lapangan dan kontribusi terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) UB. Melalui semangat kolaboratif melalui slogan ‘Bersama Mahasiswa, UMKM Berkarya’, FTP UB berharap dapat melahirkan inovator muda yang mampu membawa dampak nyata bagi pembangunan ekonomi kerakyatan di daerah. (eri/jon)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img