spot_img
Wednesday, June 19, 2024
spot_img

Pekerja Mogok, Menara Eiffel Ditutup

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Landmark kota Paris yang sangat terkenal yaitu Menara Eiffel kini ditutup untuk umum sampai pemberitahuan lebih lanjut. Penyebabnya, para staf yang bekerja di menara tersebut melakukan mogok kerja, karena kegagalan negosiasi kontrak pekerja dengan pemerintah kota Paris.

Pemogokan tersebut diumumkan menjelang negosiasi kontrak dengan pemerintah kota Paris, yang mana adalah pemilik sah monumen berusia 134 tahun tersebut, kata juru bicara Menara Eiffel, melansir DW, Kamis, 27 Desember 2023.
Tanggal pemogokan juga mereka tidak dipilih secara acak: yaitu 27 Desember, yang mana adalah peringatan seratus tahun meninggalnya pencipta menara, Gustave Eiffel. Seorang insinyur dan pengusaha Perancis visioner, Eiffel meninggal pada hari ini pada tahun 1923, pada usia 91 tahun.

Perwakilan serikat pekerja tidak menjelaskan berapa lama mereka akan melakukan pemogokan.

Wisatawan masih dapat mengakses lapangan terbuka kaca di bawah menara, namun akses ke landmark setinggi 300 meter itu ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Hal ini disayangkan banyak pihak, khususnya para wisatawan mancanegara yang tengah berkunjung ke Paris. Apalagi, akhir Desember adalah waktu liburan menjelang pergantian tahun.

Salah satu situs yang paling banyak dikunjungi di dunia, Menara Eiffel biasanya buka 365 hari setahun dan diperkirakan akan memainkan peran sentral dalam Olimpiade Paris 2024.

Monumen ini biasanya dikunjungi sekitar 20.000 pengunjung per hari sepanjang tahun 2023, kata juru bicara landmark tersebut, yang tidak disebutkan namanya secara publik sesuai dengan kebijakan manajemen menara.

Pertunjukan musik khusus untuk memperingati kematian Gustave Eiffel masih dijadwalkan akan tayang di jejaring sosial dan televisi Prancis pada Rabu malam waktu setempat karena sudah direkam sebelumnya, kata juru bicara tersebut.

Menara Eiffel dibangun antara tahun 1887 dan 1889, untuk merayakan seratus tahun dimulainya Revolusi Perancis.(viva/mpm/nug)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img