spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

Pemdes Komitmen Gerak Bersama Masyarakat Bangun TPS Tingkat RW

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Pemerintah Desa/Kelurahan berkomitmen untuk mengelola dan memilah sampah di masing-masing wilayah mereka. Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu jadi salah satu yang sudah bergerak membangun TPS di tingkat desa.

Bahkan tidak hanya di tingkat desa, warga Junrejo dari beberapa RT juga bergerak membangun TPS di tingkat RW. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan.

“Sebelum TPA Tlekung ditutup Kepala Desa/Lurah se Kota Batu telah berkomitmen untuk tidak membebani masyarakat Desa Tlekung yang menjadi lokasi TPA. Terlebih TPA tersebut sudah overload dan berdampak pada bau sampah yang mencapai permukiman warga Tlekung, bahkan sampai Desa Junrejo,” ujar Faizal kepada Malang Posco Media, Jumat (1/9) kemarin.

Melalui komitmen berama Asosiasi Kepala Desa dan Lurah (APEL) Kota Batu itulah dibuktikan dengan gerakan oleh masyarakat hingga tingkat RT untuk membuat TPS secara swadaya di tingkat RW. Dengan goal ke depan, masyarakat Desa Junrejo sudah mengelola dan memilah sampah dari rumah mereka.

“Jauh-jauh hari gerakan seperti ini yang kami inginkan, yakni mengaktifkan TPS3R yang sudah ada. Bahkan dengan penutupan TPA Tlekung mau tidak mau masyarakat Junrejo sudah bergerak membangun TPS secara swadaya di tingkat RW. Sampai hari ini (1/9) dari 10 RW sudah enam RW yang bergerak membangun TPS,” bebernya.

Dengan adanya TPS tiap RW, diharapkan Faizal nantinya masyarakat sudah pilah sampah dari rumah. Selajutnya TPS tingkat RW digunakan untuk mengelola sampah organik dan anorganik seperti sampah daur ulang yang laku dijual.

“Sedangkan untuk TPS3R milik desa akan digunakan membakar sampah residu dari seluruh RW. Dengan begitu kami optimis masalah sampah bisa diselesaikan di tingkat desa/kelurahan,” tegasnya.

Ditambahkan oleh salah satu tokoh pemuda RW1Junrejo, Affan mengatakan bahwa warganya sudah menggelar rembug bareng untuk melakukan tindakan cepat jangka pendek menangani sampah tingkat RW. Yakni dengan bekerjasama dengan menyewa lahan warga untuk digunakan TPS3R tingkat RW.

“Setelah melakukan planning RAB pembangunan, kami meminjam dana awal ke salah satu warga sebesar Rp 5 juta. Kemudian pada tanggal 29 Agustus 2023, pukul 7 pagi warga melakukan kerja bakti untuk membuat TPS3R,” ungkapnya.

Sembari melakukan pembangunan TPS3R tingkat RW, pihaknya melakukan woro-woro dengan toa ke warga dengan menaiki kendaraan R3 agar masyarakat mulai melakukan pilah sampah daei rumah. Setelah dipilah, sampah bisa ditempatkan di depan rumah untuk diambil ole petugas kebersihan lingkungan (kesling).

“Selain itu kamu juga membentuk atau menjaring relawan sampah yang ada dilingkungan untuk membantu salah satu kinerja pegawai kesling untuk mengedukasi ke masyarakat, membantu mengangkat sampah atau memilah ke TPS3R,” pungkasnya. (eri)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img