spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Pemkot Ajukan Sertifikasi RBRA Tiga Taman Kota

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang merekomendasikan tiga taman aktif Kota Malang untuk dinilai dan mendapatkan sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) ke Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) tahun ini.

Ketiga taman itu antara lain, Taman Alun-alun Merdeka, Taman Merbabu dan Taman Trunojoyo. Alun-alun Merdeka pernah mendapatkan sertifikat RBRA hanya saja sudah kedaluarsa beberapa tahun. Sehingga diajukan kembali pada tahun ini.

- Advertisement -

“Untuk Taman Alun-Alun direkomendasikan untuk diperbaharui, diperpanjang lagi karena yang sudah didapat itu masa berlakunya sudah habis. Yang baru direkomendasikan ya Taman Merbabu dan Trunojoyo,” kata Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) Laode Al Fitra KB kepada Malang Posco Media, kemarin.

Dijelaskannya, DLH Kota Malang hanya bisa memberi rekomendasi taman-taman yang layak diajukan untuk mendapat sertifikat RBRA. Selanjutnya yang akan mengajukannya ke Kementerian PPA adalah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang. Pihaknya sudah mengirimkan rekomendasi itu ke Dinsos P3AP2KB dan segera ditindaklanjuti untuk diajukan.

“Kami beri rekom tiga taman itu selanjutnya yang akan mengajukan Dinsos (Dinsos P3AP2KB). Yang jelas yang masuk kriteria, terutama taman-taman kami yang dilengkapi fasilitas bermain anak seperti playground,” jelas Laode.

Tidak hanya sudah memiliki ruang bermain anak atau Playground, fasilitas penunjang lain yang harus ada di antaranya ruang laktasi dan taman baca. Ketiga taman yang direkomendasikan DLH, semuanya sudah memiliki fasilitas-fasilitas tersebut.  Ditambahkannya, hal ini dilakukan agar Kota Malang memiliki taman aktif yang memiliki sertifikat RBRA lebih banyak.

“Karena selama ini yang punya sertifikat itu hanya Taman Alun-Alun Merdeka saja. Makanya tahun ini kami rekom 2 taman lainnya. Yang jelas nanti diajukan dulu mekanisme penilaian pasti ada dari pusat,” pungkasnya. (ica/aim)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img