spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Percepatan PBG dan SLF, Maraton Datangkan Lembaga Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Usai mendapatkan restu dan dukungan dari DPRD Kota Malang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang melakukan percepatan proses permohonan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di bidang Cipta Karya. 

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRPKP Kota Malang, Ir Ade Herawanto, MT, menuturkan pihaknya berencana maraton mematangkan langkah tersebut. Yakni dengan melakukan rakor (rapat koordinasi) dengan berbagai lembaga terkait.

- Advertisement -

“Kami melakukan sejumlah langkah pematangan program tindak lanjut percepatan PBG dan SLF. Yang saya undang hari ini Papti (Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Bangunan Gedung) Jatim, besok (hari ini, red) IAI (Ikatan Ahli Arsitek) Malang dan PII (Persatuan Insinyur Indonesia) Malang,” ungkap Ade, usai rakor yang digelar di kantor Bidang Cipta Karya DPUPRPKP, Rabu (12/6). 

Selain Papti Jatim, IAI dan PII, tidak lupa juga mengundang lembaga-lembaga sertifikasi (LSP) di bawah BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Serta perwakilan pemohon baik perorangan maupun grup seperti APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) dan REI (Real Estate Indonesia)

Dengan mengadakan pertemuan dengan sejumlah lembaga ini, Ade yakin pastinya akan mendapatkan banyak masukan berupa arahan strategis, solutif dan administratif.

“Besok dan seterusnya kami diskusi dengan mereka. Untuk REI dan Apersi minggu depan,” tegas Ade. 

Selain meningkatkan pelayanan, inovasi mempercepat proses permohonan PBG dan SLF di bidang Cipta Karya ini bertujuan mengatasi backlog permohonan yang signifikan dan memperbaiki layanan.

Dijelaskan Ade, pihaknya juga secara internal menyiapkan SDM dan regulasi. Lalu secara eksternal juga melakukan hearing dengan akademisi yang berkompeten dari perguruan tinggi ternama.

Diharapkan dalam waktu seminggu sudah klir semua langkah formulasi program ini, yang selanjutnya minggu ketiga sudah bisa dijalankan.

“Saya bersyukur dan terbantu oleh para kolega dari perguruan tinggi yang dulu teman baik. Yakni dari UB, ITS, UGM, dan UM,” tutupnya. (ian/ aim)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img