spot_img
spot_img

Tragedi Kanjuruhan

Perjuangan GASPOL Belum Berakhir

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Jalan terjal dan panjang dalam proses usut tuntas Tragedi Kanjuruhan, tidak membuat Gerakan Suporter Lapor (GASPOL) Tim Gabungan Aremania (TGA) patah semangat. Kendati ada dua pasal tentang pembunuhan dan penganiayaan, yang ditolak oleh Bareskrim Polri. Pihaknya memastikan perjuangan GASPOL belum berakhir.

Anggota Tim Hukum TGA Anjar Nawan Yusky mengatakan bahwa pihaknya masih akan menempuh jalur hukum yang ada. Rencananya, Bareskrim Mabes Polri akan menggelar rapat konsul terbuka Selasa (29/11) pekan depan.

Berita Lainnya:  Serem... Bus Kami Dihujani Batu

“Pekan depan ini ada rapat konsul terbuka dengan menghadirkan ahli pidana, khususnya untuk mendiskusikan pasal-pasal yang kemarin ditolak,” jelasnya.

Sebelumnya proses layanan yang dirasa berbelit-belit dari Bareskrim Mabes Polri, telah diadukan ke Ombudsman RI. Aduan ini menyangkut layanan dari lembaga negara yang dirasa tidak semestinya.

“Hari ini (kemarin, red) kami akan membuat aduan serupa ke Kompolnas. Laporan tersebut akan kami kirim langsung,” tambahnya.

Semua aduan yang dibuat ini diharapkan bisa membantu dan mendorong  Polri, bisa mengakomodir laporan korban Tragedi Kanjuruhan sebaik mungkin. Hal itu diharapkan bisa mulai dirasakan saat pelaksanaan rapat konsul terbuka pekan depan.

Berita Lainnya:  Bawa Misi Kembalikan Roh Permainan

“Perjuangan ini akan terus kami lanjutkan. Kami akan jalan terus, untuk memperjuangkan proses hukum sampai para korban mendapatkan keadilan yang semestinya,” pungkas Anjar. 

Rombongan GASPOL sendiri telah kembali dari Jakarta. Mereka tiba di Bhumi Arema pada hari Selasa (22/11) lalu, untuk menunggu proses selanjutnya. (rex/bua)

BERITA LAINNYA