spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Persaid Jember Juara Sepak Bola Amputasi

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media, Malang– Persaid Jember meraih juara pertama Pertandingan sepak bola amputasi Kapolresta Malang Kota Cup. Pagi tadi di lapangan mini soccer Stadion Gajayana, para pemain Persaid berhasil menaklukkan pemain Persas Surabaya.


Alhasil Persaid berhasil membawa pulang piala dan uang Rp 7,5 juta. Sedang Persas Surabaya membawa pulang piala dan uang Rp 5 juta. Pertandingan sepak bola amputasi Kapolresta Malang Kota Cup diikuti oleh empat tim yaitu Persama Malang, Persas Surabaya, Persaid Jember dan Persam Madura.

- Advertisement -

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pertandingan sepak bola amputasi ini digelar sebagai rangkaian menyambut Hari Bhayangkara Ke-78. Selain itu, kegiatan ini digelar menindaklanjuti usulan tim Persama Malang untuk menggelar pertandingan bola amputasi.

“Sebelumnya sempat ngobrol-ngobrol dengan Ketua Persama yaitu Sueb. Mereka ingin menggadakan pertandingan sepakbola amputasi,” kata Buher begitu Budi Hermanto akrab dipanggil.

Persaid Jember
SELAMAT: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto bersalaman dengan para pemain

Obrolan itu kemudian ditindak lanjuti Buher. Dengan menggamdeng Pemkot Malang dan Kodim 0833/Kota Malang. “Alhamdulillah semuanya mendukung saat itu. Sehingga hari ini mulai pelaksanaan,” tambahnya.

Buher juga mengatakan pertandingan ini menjadi ajang pemanasan tim Persama Malang dalam menghadapi turnamen sepak bola amputasi Piala Menpora yang akan digelar pada Desember mendatang.

“Bapak Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat telah menyampaikan, akan memfasilitas dan menggratiskan Stadion Gajayana untuk tempat latihan Persama. Kami pun juga sudah memfasilitasi untuk kelengkapannya seperti jersey, bola, dan sepatunya,” ungkapnya.


Meskipun Persama Malang hanya peringkat 3 namun Buher tetap memberikan semangat kepada seluruh pemain. Sehingga saat mengikuti pertandingan setelah ini mereka tetap semangat.


“Pertandingan ini sekaligus memberikan wadah kepada warga yang tidak memiliki anggota tubuh lengkap untuk bisa berprestasi. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet disabilitas berbakat.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengapresiasi atas digelarnya sepak bola amputasi Kapolresta Malang Kota Cup.

“Ini luar biasa dan pemain-pemainnya sangat semangat sekali,” ungkapnya.

Wahyu Hidayat juga menambahkan, bahwa Pemkot Malang mendukung penuh adanya pertandingan sepak bola amputasi.

“Kami berharap hal ini tidak hanya di Kota Malang saja, namun juga di Malang Raya. Karena banyak disabilitas yang berpotensi menjadi atlet berbakat dan kami juga akan mencoba mencari bibit-bibit (atlet disabilitas berbakat) yang lain,” tandasnya.(ira/jon)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img