spot_img
Monday, July 15, 2024
spot_img

Pertama di Indonesia, Selecta Terapkan Zero Waste

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung membawa dampak positif di Kota Batu. Salah satunya Taman Rekreasi Selecta yang mengelola sampah mereka sendiri. Bahkan lebih dari itu, Selecta memanfaatkan hal tersebut dengan launching wisata edukasi pengelolaan sampah pada, Selasa (2/7) kemarin.

Direktur PT Selecta Sujud Hariyadi mengatakan bahwa langkah taman rekreasi legendaris menuju zero waste akhirnya direalisasikan. Itu sangat penting karena limbah sampah, baik organik maupun anorganik di Taman Rekreasi Selecta mencapai puluhan ton per bulan.

“Selama bertahun-tahun, Selecta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu untuk membuang limbah tersebut ke TPA. Namun dengan munculnya polemik terkait TPA Tlekung, PT Selecta mau tidak mau harus melakukan pemilahan sampah secara mandiri,” ujar Sujud.

Sujud menceritakan bahwa sebelumnya, sampah organik dari Selecta diolah menjadi pupuk kompos dan pupuk organik. Sedangkan sampah anorganik diambil oleh Desa Tulungrejo untuk diolah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tulungrejo. Namun kerja sama dengan Desa Tulungrejo tidak berlangsung lama.

“Kemudian pada 1 April 2024, PT Selecta mulai bekerja sama dengan CV Indonesia Menuju Hijau (IMH) untuk mengelola sampah secara mandiri. Hasilnya dalam tiga bulan terakhir, Selecta berhasil mewujudkan zero waste, di mana tidak ada lagi sampah yang keluar dari Taman Rekreasi, Hotel, dan Restoran menuju TPS, TPA, atau tempat pembuangan lainnya,” paparnya.

Dengan begitu, taman rekreasi yang dimiliki 1.110 orang tersebut mampu menerapkan prinsip reuse, reduce, dan recycle untuk sampah anorganik. Sementara itu, sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan pupuk cair untuk tanaman, bahkan dimanfaatkan sebagai pakan ikan.

“Harapan kami PT Selecta selaku tempat pariwisata legendaris tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah di Kota Batu. Tapi juga memberikan contoh nyata jika sektor pariwisata dapat menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan dalam mengelola limbah secara mandiri dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, di sela-sela acara mengaku sangat berbangga dengan prestasi yang ditorehkan Tempat Wisata Selecta. Ia berharap sebanyak 107 tempat wisata termasuk desa wisata yang ada di Kota Batu, akan mencontoh jejak PT Selecta untuk mengolah sampah dan menjadikan tempat wisata bebas sampah.

“Permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya Pemerintah, termasuk pengelola tempat wisata. Apa yang ditorehkan PT Selecta merupakan contoh agar seluruh tempat wisata di Kota Batu nantinya akan bebas sampah,” ungkapnya.

Pj Aries juga menegaskan bahwa permasalahan sampah jika dikerjakan dengan serius, akan bernilai guna dan menghasilkan. Dibutuhkan tangan kreatif dan kesungguhan, sehingga permasalahan sampah dapat diatasi dan memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi tempat wisata.(eri/lim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img