spot_img
Tuesday, June 25, 2024
spot_img

Pj. Gubernur Resmikan Jembatan Kloposawit dan Santuni Korban Longsor Lumajang

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Bentuk Aksi Cepat Pemprov Jatim Terhadap Banjir Lahar Dingin di Lumajang

MALANG POSCO MEDIA, LUMAJANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau area bencana longsor di Dusun Supit Desa Pronojiwo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/6).

Bencana di area tambang pasir yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, satu orang korban masih belum diketemukan, satu orang lagi mengalami luka ringan, serta dua unit kendaraan roda 4 rusak berat ini mendapatkan perhatian khusus dari Pj. Gubernur Adhy.

“Kita akan terus berusaha maksimal dalam proses pencarian korban yang masih belum diketahui keberadaannya. Kita akan kerahkan seluruh personil, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana dan para relawan untuk menemukan korban,” kata Adhy.

KEPEDULIAN: Pj. Gubernur Adhy Karyono didampingi Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni (tengah) menyapa anak salah satu ahli waris korban bencana longsor desa Pronojiwo di Lumajang, April lalu. (MPM-HARY SANTOSO)

Didampingi Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni SH., M.Si., Pj Gubernur Adhy kemudian meninjau lokasi longsor dan tanggap darurat proses pencarian korban. Setelah Adhy memberikan santunan kepada ahli waris dari korban longsor di Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Masing-masing ahli waris korban menerima santunan sebesar Rp 10 juta. Yaitu Sarofah ahli waris Agus Kuswanto, Yuyun Mariani sebagai ahli waris Dwi Suprapto, Wiranti ahli waris dari Abd. Rokhim dan Zubaidah sebagai ahli waris dari korban Junaedi.

“Kami harap santunan bisa sedikit mengurangi beban dan duka para keluarga korban. Pada prinsipnya memang kita harus selalu berhati-hati, dan tentu akan diatur kembali bagaimana tambang ini bagaimana perlindungannya dan aturan-aturan lainnya,” tandasnya.

Ditempat yang sama Pj Gubernur Adhy meresmikan tanggul Sungai Mujur dan Jembatan Sungai Mujur II Kelopo Sawit di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Jembatan ini merupakan bentuk aksi cepat Pemprov Jatim terhadap dampak bencana banjir lahar dingin yang menerjang Kabupaten Lumajang, 18 April lalu. Tragedi ini merendam 7 desa dan 3 kelurahan di 5 Kecamatan dan 6 jembatan alami kerusakan. Salah satunya jembatan Mujur II Kelopo Sawit.

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan tanggul Sungai Mujur sesuai dengan janji kami pada waktu peninjauan ke lokasi bencana pada Bulan April yang lalu,” katanya usai meninjau Tanggul Sungai Mujur.

Pj. Gubernur Adhy mengatakan tanggul Sungai Mujur dibangun di dua titik lokasi dan 1 upaya normalisasi. Titik pertama tanggul sepanjang 225 M, tinggi 7,5 M dan krib sepanjang 30 M dengan tinggi 4,5 M.

Titik kedua tanggul sepanjang 62 M setinggi 2 M dan normalisasi sepanjang 362 M dengan volume 3.169 m3. “Mudah-mudahan dengan dibuat tanggul yang lebih dari yang semula tingginya itu bisa lebih memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat,” harapnya.

Selain lokasi ini, Pj. Gubernur Adhy menyebut Pemprov Jatim tengah menyelesaikan 4 tanggul di lokasi berbeda di Kab. Lumajang. Juga ada 5 jembatan yang dibangun dan 1 jembatan diperbaiki. Selain itu juga ada 1 perbaikan jalan yang ada di Tawon Songo kecamatan Pasrujambe. “Saya kira hampir Rp 52 Miliar itu bukan jumlah yang kecil ya untuk saat ini, menggunakan bantuan BTT itu jumlah yang sangat besar, dan ini merupakan bentuk perhatian kami,” ucapnya. (adv/has)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img