spot_img
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Pj Wali Kota Kaget, Bupati Bangga

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terkait Pendaftaran Direksi Perumda Tugu Tirta Dikuasai Kabupaten Malang

MALANG POSCO MEDIAPj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat tidak menyangka antusias masyarakat terhadap pendaftaran seleksi direksi Perumda Tugu Tirta sangat  tinggi. Ia bahkan cukup terkejut banyak yang berasal dari Kabupaten Malang yang mendaftar sebagai direksi Perumda Tugu Tirta.

“Katanya seperti itu, saya juga dapat informasinya baru dari koran hari ini (kemarin). Ini kan terbuka, saya lihat pun tidak hanya dari Kabupaten Malang saja, ada dari Medan, Bekasi, dan beberapa lainnya. Jadi mereka berkompetisi,” terang Wahyu saat ditemui, Selasa (11/6) kemarin.

Wahyu mengatakan, dibukanya seleksi terbuka ini bertujuan untuk mendapatkan sosok pemimpin di Perumda Tugu Tirta yang profesional dan bisa menyelesaikan  permasalahan yang selama ini belum terselesaikan.

Oleh karenanya, pihaknya menggandeng tokoh tokoh yang profesional dan kompeten dalam tim pansel. Yakni Ketua Pansel adalah Guru Besar Teknik Pengairan pertama di Indonesia Prof. Dr. Ir Muhammad Bisri. Kemudian anggotanya dari Direktur BUMD Kemendagri Budi Santosa, lalu Direktur Terbaik tingkat nasional dari Perumda Tirta Kerta Raharja Tangerang Sofyan Sapar dan akademisi Gus Shodiq dari Unisma.

Wahyu pun menjamin proses seleksi berjalan profesional. Bahkan, meski banyak yang berasal dari Kabupaten Malang, ia yakin tak ada konflik kepentingan di dalamnya.

“Tidak ada privilege. Saya saja kaget kok (banyak dari Kabupaten Malang). Saya serahkan semuanya pada pansel dan itulah nanti yang akan kami jadikan dasar. Bukan dilihat dari background mana-mana,” tegas Wahyu.

Seperti diketahui, Wahyu memang memiliki latar belakang sebagai ASN dari Kabupaten Malang. Sebelum menjabat Pj Wali Kota Malang, Wahyu Sekda Kabupaten Malang.

Wahyu tidak merasa bahwa dirinya menjadi inspirasi bagi belasan pegawai dari Kabupaten Malang untuk ikut serta dalam seleksi BUMD di Kota Malang.

“Ya itu mereka saja. Tapi mereka kan juga berhak untuk bisa mengikuti. Nanti kami serahkan kepada pansel, bukan berarti dari Kabupaten Malang saja yang dipertimbangkan. Semua fair karena pansel juga saya pilih yang paling profesional dan ada tahapan-tahapan. Jadi kewenangan mutlak ada di pansel,” tutur dia.

Sementara itu, Ketua Pansel Prof  Dr  Ir  Muhammad Bisri masih belum mau membeberkan siapa saja sosok yang mendaftar dalam seleksi direksi Perumda Tugu Tirta. Masih seperti yang disampaikan sebelumnya, nama- nama yang mengikuti seleksi baru akan disampaikan setelah selesai seleksi tahap pertama.

“Yang jelas menurut informasi yang saya terima, semua ini punya pengalaman yang bagus. Backgroundnya macam-macam,” sebutnya.

Bisri menekankan, semua pelamar akan berkompetisi secara ketat, bahkan lebih ketat dibandingkan seleksi sebelumnya. Pasalnya, seleksi kali ini bersifat kuantitatif dan semua penilaian ditunjukkan secara angka.

“Seleksi ini ada administrasi, ada uji kompetensi, psikotes dan macam-macam. Yang menguji pun ada dari lembaga, kami meminta dari UM. Jadi fairness dapat. Tidak hanya penilaian pansel, tapi ada penilaian dari lembaga di luar pansel. Ini pola baru tes direksi dan semua punya kesempatan yang sama,”  kata dia.

Secara terpisah, Bupati Malang HM Sanusi menanggapi 14 pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan meramaikan bursa seleksi direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

“Ya itu hak mereka,’’ kata Sanusi saat ditanya tentang 14 pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan yang mengikuti seleksi direksi Perumda Tugu Tirta Koa Malang. 

Sanusi mengatakan Senin (10/6) lalu  mendapatkan laporan lisan  dari Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, bahwa 14 pegawainya  mengikuti seleksi direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

“Belum menyampaikan sampai saat ini. Hanya lisan saja kemarin (Senin), Dirut menyampaikan 14 pegawai ikut daftar seleksi direksi Perumda Tugu Tirta,’’ tambahnya.

Sekalipun belum mendapat laporan, namun Sanusi sangat mendukung para pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan untuk ikut seleksi. Dengan demikian menurut dia menjadi bukti bahwa Pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan memiliki kompetensi untuk mengikuti seleksi.

“Ya saya yakin mereka ini sangat kompeten. Karena untuk mendaftar seleksi direksi itu harus memiliki syarat-syarat tertentu. Saya yakin, mereka (Pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan) memiliki syarat-syarat itu, dan kompeten,’’ tambahnya.

Disinggung apakah tidak takut kehilangan pegawai terbaik dan kompeten? Sanusi mengatakan tidak. Bahkan dia akan merasa sangat bangga jika dari 14  pegawai ada yang diterima atau menduduki kursi direksi.

“Kalau diterima itu prestasi tersendiri. Yang artinya Perumda Tirta Kanjuruhan mampun melakukan kaderisasi, sehingga salah satu pegawainya duduk di jajaran direksi Perumda Tugu Tirta,’’ tandasnya.(ian/ira/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img