MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Karnaval Agustusan di wilayah Kabupaten Malang ada yang sudah terlaksana maupun sedang tahap persiapan. Seperti di Desa Permanu Kecamatan Pakisaji terlihat persiapan latihan dan sudah ada sound system, Jumat (29/8) kemarin.
Direncanakan karnaval digelar Sabtu hari ini. Di sisi lain, pihak kepolisian mengimbau agar karnaval tidak mengganggu aktivitas belajar anak sekolah. Hal ini menyusul pelaksanaan karnaval yang sudah berlangsung pada Spectakuler Wonokerto Carnival 2025 di Desa Wonokerto Kecamatan Bantur, Rabu (27/8) lalu.
Karnaval yang berlangsung sejak sore hingga tengah malam itu melibatkan ratusan peserta, termasuk pelajar. Dari informasi yang diterima, sejumlah anak tidak masuk sekolah keesokan harinya karena ikut berpartisipasi dalam kegiatan karnaval.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan, semarak peringatan HUT ke-80 RI lewat karnaval memang penting, namun jangan sampai mengorbankan hak pendidikan anak.
“Kami mengingatkan agar panitia maupun penyelenggara karnaval menaati aturan yang sudah ada, khususnya Surat Edaran pembatasan penggunaan sound. Kegiatan boleh meriah, tapi jangan sampai anak-anak usia sekolah jadi terganggu apalagi sampai absen belajar,” ujarnya.
Bambang menambahkan, pihaknya tidak melarang masyarakat merayakan karnaval. Namun, penyelenggara agar lebih bijak dalam menentukan waktu kegiatan. Ini agar tidak berbenturan dengan jam belajar anak sekolah.
Menurutnya, menjaga keseimbangan antara hiburan dan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan apapun harus memperhatikan dan mengedepankan kepentingan anak-anak.
“Jangan sampai semangat perayaan justru merugikan masa depan anak-anak kita,” tegas Bambang.
Pihaknya berharap ke depan setiap perayaan bisa berlangsung meriah. Namun demikian tetap mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan kepentingan anak sekolah. (den/jon)