spot_img
Thursday, December 7, 2023
spot_img
- Advertisement -spot_img

PT MPM Siap Bayar Kompensasi Rp 10,2 Miliar ke Pemkot

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Pemutusan perjanjian kerjasama (PKS) antara Pemkot Malang dan  PT Matahari Putra Prima (MPP) terkait Pasar Besar Malang akan segera dilakukan. Pemkot Malang sudah menerima surat kesanggupan PT MPP untuk membayar tanggungan biaya Rp 10,2 miliar kepada Pemkot Malang. Tanggungan ini biaya kompensasi dan kontribusi, kemudian ditambah biaya pemanfaatan aset.

Wali Kota Malang Drs H Sutiaji mengatakan sudah menerima balasan dari tim legal PT MPP belum lama ini. Yang menyatakan PT MPP menyanggupi besaran biaya tanggungan tersebut.

“Sudah, mereka insya Allah sudah tahap terakhir finalisasi. Mereka kan kemarin ada kewajiban membayar dan sudah menyanggupi. Sudah mau,” tegas Sutiaji kepada Malang Posco Media, Senin (21/11) saat ditemui.

- Advertisement -

Dijelaskannya permasalahan ini pun sudah dikonsultasikan dengan KPK. Rekomendasi KPK untuk segera menyelesaikan pengakhiran PKS juga akan disampaikan lebih lanjut kepada PT MPP secara resmi dan tertulis.

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Malang melalui Badan Aset dan Keuangan Daerah (BKAD) akan menyurati kembali PT MPP. Untuk menyampaikan landasan dan dasar-dasar pengakhiran PKS dan menegaskan kewajiban pembayaran tanggungan PT MPP.

Dengan titik terang inilah, Sutiaji meyakini permasalahan perencanaan pembangunan PBM segera bisa dilakukan.

“Sudah prosesnya tinggal sedikit itu lagi, finalisasi dan selesai. Legal Opinionnya jelas dan bisa kita lanjutkan lagi rencana revitalisasinya,” papar pria kelahiran Lamongan ini.

Sementara saat ditanya mengenai rencana pembangunan PBM, Sutiaji menegaskan anggaran yang akan digunakan bukan berasal dari APBD Kota Malang. Maka dari itu rencana atau alokasi anggaran revitalisasi PBM tidak direncanakan masuk di APBD 2023.

Karena Pemkot Malang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan dan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Republik Indonesia.

“Jadi untuk selanjutnya tahun depan kita akan proses kejelasannya ke kementerian. Sebelumnya kan Pak menteri sendiri (Mendag) sudah kunjungi Pasar Besar. Dan beliau mengatakan memang ini sudah seharusnya dapat perbaikan,” tegas Sutiaji.

Nantinya, Pemkot Malang akan mendapatkan rekomendasi secara resmi dari Kemendag RI. Yang menyatakan bahwa PBM layak untuk diperbaiki dan dioptimalisasi kemanfaatannya. Nantinya rekomendasi ini akan dijadikan pedoman untuk mengusulkan anggaran pembangunan ke Kementrian PUPR.

 “Nanti anggarannya murni dari pusat,” pungkas Sutiaji. (ica/aim)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
Pasang Iklan/Order Liputan