spot_img
Sunday, July 14, 2024
spot_img

Regional Office BRI Malang Konsisten Dorong UMKM Bangkit

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Salurkan KUR Rp 22 Triliun Lebih untuk 769 Ribu Nasabah

MALANG POSCO MEDIA – Regional Office (RO) BRI Malang mencatatkan pertumbuhan yang positif di awal tahun 2022, baik dari sisi pinjaman maupun simpanan. Penyaluran dana kredit dan pertumbuhan dana pihak ketiga menunjukkan catatan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, RO BRI Malang juga mencatatkan prestasi pertumbuhan kredit UMKM binaan dengan baik, yakni sebesar 16,19% pada posisi Desember 2021. Berikut pemaparan Regional CEO BRI Malang Moh. Suratin dalam perbincangan dengan Malang Posco Media tentang pertumbuhan RO BRI Malang saat ini.

Malang Posco Media (MPM): Bagaimana pertumbuhan Bank BRI di Malang pada tahun 2022 ini?
Regional CEO BRI Malang, Moh. Suratin: BRI Malang pada tahun 2022 tumbuh positif, baik dari sisi pinjaman dan simpanan. Tercatat untuk pinjaman tumbuh sebesar 15,3% atau Rp 8,67 Triliun sedangkan untuk simpanan tumbuh sebesar 7,8% atau Rp 4,32T. Pertumbuhan yang baik ini juga disertai dengan kualitas kredit yang baik tercermin dari rasio NPL di angka 2,56%.

MPM: Bagaimana pertumbuhan penyaluran dana kreditnya dibandingkan tahun lalu? Sektor apa yang saat ini berpotensi?
Moh. Suratin: Penyaluran kredit RO BRI Malang khususnya secara MoM di tahun 2022 dibandingkan tahun 2021 tumbuh lebih baik. Pertumbuhan pinjaman MoM Januari 2022 tercatat di angka 0,66% dan untuk MoM Februari 2022 tercatat meningkat di angka 1,69%. Berdasarkan sektor, RO BRI Malang memiliki portofolio pembiayaan terbesar di sektor perdagangan besar dan eceran (32,33%), kedua ada di sektor pertanian (12,60%), dan yang ketiga ada di sektor konstruksi (3,26%). Ketiga sektor tersebut sejalan dengan arahan OJK terkait fokus sektor yang menjadi perhatian di tahun 2021.

MPM: Bagaimana pertumbuhan dana pihak ketiga dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama?
Moh. Suratin: Pertumbuhan dana pihak ketiga RO BRI Malang cukup signifikan, untuk giro tumbuh (19,56%), deposito yoy turun (9,17%), dan tabungan yoy tumbuh (6,58%).

MPM: Selama pandemi ini bagaimana perkembangan UMKM yang bekerjasama dengan BRI?
Moh. Suratin: Sepanjang masa pandemi RO BRI Malang melakukan banyak kolaborasi dengan UMKM untuk menjaga bisnis tetap tumbuh normal melalui BPUM, Pinjaman Kemitraan, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit UMKM binaan RO BRI Malang sebesar 16,19% pada posisi Desember 2021. Khusus untuk KUR, kami sudah menyalurkan lebih dari Rp 22 T kepada 769 ribu nasabah dengan pencapaian target penyaluran dari pemerintah sebesar 101,4% dan terjaga untuk kualitasnya di angka 0,65% untuk Non Performing Loan. Di samping hal tersebut pada tahun 2021 RO BRI Malang juga memberikan subsidi bunga UMKM (PMK85) kepada 2.755 nasabah sebesar Rp 130 M.

MPM: Apa saja yang tengah digencarkan BRI dalam membantu UMKM bangkit?
Moh. Suratin: RO BRI Malang secara konsisten telah mendorong literasi kepada UMKM khususnya literasi dasar, literasi bisnis, dan literasi digital guna membantu UMKM bangkit. Tercatat selama pandemi ini total Jawa Timur sudah dilakukan kurang lebih 2.716 pelatihan untuk mendukung hal tersebut. Selain hal tersebut, RO BRI Malang juga melakukan kolaborasi terkait produk-produk ekosistem pembayaran (platform digital) dengan UMKM sebagai upaya mendorong ekonomi UMKM dan menekan laju perlambatan ekonomi. (*/nit/nda)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img