spot_img
spot_img

Ribuan Umat Islam Antar Pemakaman Habib Agil

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Masyarakat di Malang Raya khususnya umat  Islam kembali berduka. Salah satu tokoh ulama, salah satu habaib sepuh yakni Habib Agil bin Ali bin Agil wafat, Kamis (3/11) kemarin. Habib Agil dishalatkan di Masjid Al-Huda Embong Arab dan saat pemakamannya diantar ribuan umat Islam di TPU Kasin.

Kakak Ipar Habib Agil, Hari Ismiadi mengatakan, almarhum dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya.

“Beliau itu kebetulan sakit tensi (tekanan darah) sama gula. Lalu tiga hari dirawat di RSI Aisyiyah itu beliau dinyatakan meninggal,” ungkap Hari kepada Malang Posco Media.

Berita Lainnya:  Helikopter Polri Hilang Kontak di Perairan Bangka Belitung

Hari menceritakan, penyakit yang diderita Habib Agil sejatinya sudah lama. Beberapa kali Habib Agil keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya itu. Dia tidak menyangka, di saat perawatan di rumah sakit kali ini akhirnya Habib Agil meninggalkannya.

“Sebelumnya itu Habib Agil masih aktifitas seperti biasa. Masih isi doa bersama, masih aktif sama jamaah, bahkan sempat takziah juga,” sebutnya.

Habib Agil meninggal dunia di usia 80 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan satu orang anak. Diketahui anak pertamanya lebih dahulu wafat pada sekitar 2016 lalu.

Aditya Fitri Nugroho Keponakan Habib Agil menyebut Habib Agil dikenal sebagai sosok figur yang berwibawa namun tidak pernah marah. Bahkan tiap kali berkomunikasi dengan dirinya, ia selalu mengingatkan pada kebaikan.

Berita Lainnya:  Mobil Panther Plat Merah Ringsek Usai Hantam Kereta Tangki Pertamina

“Beliau itu suka guyonan sebenarnya, tapi beliau juga kalau tiap ketemu saya tidak lupa mengingatkan salat. Beliau yang saya tahu ketika bersama jamaah pun selama ini tidak pernah marah,” beber Adit.

Dengan kepergian Habib Agil, tentu Adit merasa sedih dan khawatir. Sebab diangkatnya ilmu agama di dunia ini lantaran dengan wafatnya ulama. “Makanya saya berharap, nanti semoga banyak penerus yang melanjutkan dakwah Habib Agil,” pungkas Adit. (ian/aim)



BERITA LAINNYA

Gempa 5.6 SR Guncang Cianjur

Potensi Pendapatan MCC Rp 7,3 M

Gerak Lamban Belanja APBD