spot_img
Saturday, June 22, 2024
spot_img

Segera Luncurkan Bus Trayek Surabaya-Batu

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Kadishub Jatim: PO Restu, PO Bagong, PO Tentrem, PO Menggala, PO Pelita Dukung Penuh

MALANG POSCO MEDIA-Pemprov Jatim diam-diam tengah berusaha keras mewujudkan angkutan kelas bisnis untuk rute Surabaya – Batu. Sesuai klasifikasinya maka armada yang digunakan rencananya menggunakan mini bus berkapasitas 35 tempat duduk.

Itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Jatim Dr. Nyono ST MT kepada Malang Posco Media (MPM), akhir pekan lalu. “Segera. Segera kita wujudkan. Target kita, harus tahun ini realisasi,” tandas Nyono meyakinkan.

Dikatakan Nyono, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menunjang rencana pembukaan trayek baru Surabaya – Batu. Karena secara teknis dan non teknis banyak sekali instrumen yang harus dimatangkan.

Sehingga, lanjut Nyono, saat diluncurkan nanti bus rute Surabaya – Batu ini langsung bisa diterima dan diminati masyarakat di Jatim yang ingin mendapatkan kemudahan angkutan ke kota wisata Batu.

“Studi kelayakan secara teknis sudah kita lakukan. Tetapi masih akan kita lanjutkan lagi secara komprehensif bersama stake holder terkait,” rinci Nyono yang siang itu didampingi Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jatim Ainur Rofiq SH, MH.

Menurut Nyono, selama ini, masyarakat Jatim yang hendak liburan ke wisata Kota Batu dihadapkan pada dua pilihan. Yaitu naik bus Surabaya-Malang kemudian lanjut dengan angkutan kota Malang-Batu. Pola ini kendala utamanya terletak pada kecepatan dan ketepatan tiba di Kota Batu.

Atau lanjut Nyono, masyarakat sewa mobil dari Surabaya langsung menuju Batu. Pilihan kedua ini biaya yang dikeluarkan juga tidak murah. Selain ongkos sewa, mereka masih harus menanggung biaya BBM (Bahan Bakar Minyak). Ditambah lagi biaya keluar masuk tol Surabaya- Singosari pp.

“Kalau ada bus dengan trayek langsung dari Surabaya ke Batu maka dua masalah bisa teratasi. Cukup naik satu bus dari terminal Purabaya langsung turun di terminal Batu,” kata Nyono dengan menyebutkan dari terminal Batu menuju semua lokasi wisata di Batu masyarakat telah disiapkan feeder dan angkutan kota yang selama ini sudah beroperasi di Batu.

Menurut Nyono, rencana pembukaan rute Surabaya-Batu ini ternyata sangat diminati pengusaha angkutan di Malang. Mereka sudah tidak sabar lagi untuk segera mengaspal di jalur bisnis Surabaya-Batu. Sebab, dari perhitungan awal secara ekonomis rute Surabaya – Batu potensi bisnisnya lumayan menjanjikan.

Sementara itu, ujar Nyono Dishub Jatim untuk sementara baru akan mengalokasikan 12 unit bus di rute Surabaya-Batu ini. Terbatasnya jumlah ini bukan karena tidak ada armada tetapi lebih karena pertimbangan pasar di awal-awal meluncurnya trayek Surabaya-Batu.

“PO Restu, PO Bagong, PO Tentrem, PO Menggala, PO Pelita dan beberapa perushaan juga ingin masuk di trayek baru ini,” rinci Nyono dengan menyebutkan nantinya dari Surabaya menuju Batu bus tidak boleh menaikkan penumpang. “Tetapi boleh menurunkan penumpang,” tambah Nyono.

Ditambahkannya, terbatasnya alokasi bus yang harus disiapkan otomatis jatah masing-masing PO juga terbatas. Karena itu Dishub Jatim menyerahkan sepenuhnya siapa saja PO yang akan merayap di jalur Surabaya-Batu ini.

“Biar mereka atur sendiri. Setiap PO akan kirimkan berapa unit bus. Tapi, karena terbatasnya alokasi, Dishub Jatim menawarkan kepada mereka agar pengelola PO membentuk konsorsium,” pungkas Nyono sembari  menyebutkan tarif Surabaya-Batu estimasi tidak lebih dari Rp 35 ribu per orang sekali jalan. (has/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img