spot_img
Wednesday, April 17, 2024
spot_img

Selamatan Dusun Pagergunung, Wujud Keharmonisan Masyarakat Lestarikan Budaya di Kota Batu

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Ratusan warga Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji Kota Batu mengikuti kirab seni budaya Sabtu (2/3) siang ini.

Kirab seni budaya mengangkat tema ‘Harmoni Budaya dan Religi’ dalam rangka memperingati selamatan dusun.

Dalam prosesnya seluruh warga dan tokoh masyarakat berjalan kaki mengelilingi jalan-jalan di sekitar dusun dengan membawa tumpeng. Setelah berkeliling, seluruh warga langsung menggelar selamatan di Punden Jati Tunggal.

Sudjono Djonet, selaku tokoh masyarakat Dusun Pagergunung mengatakan acara tahunan ini memiliki tujuan untuk memohon keberkahan dari sang pencipta. Selain itu untuk menjaga silahturahmi, keharmonisan dan persatuan di antara warga.

“Kami berharap selamatan ini akan membawa berkah bagi warga Pagergunung khususnya dan warga Kota Batu secara umum. Sebaliknya ketika menghadapi segala cobaan dan kesulitan, seluruh warga tetap bersatu saling bahu membahu dan mendukung satu sama lain. Sehingga terwujud masyarakat yang harmonis,” ujar Djonet kepada Malang Posco Media.

Selain memanjatkan doa-doa dan harapan, selamatan dusun juga diisi dengan berbagai kegiatan tradisional. Kegiatan tradisional sebagai wujud untuk uri-uri budaya.

“Melalui selamat ini juga menjadi wujud keseimbangan antara wisata artifisial dan wisata kultural. Karena selain melestarikan budaya suatu wilayah bisa tetap memiliki nilai-nilai moral sesuai tema atau potensi yang ada. Sebab hidup harus seimbang, dari segala aspek kunci kehidupan yaitu keseimbangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq mengaku sangat mendukung kegiatan selamatan dusun yang digelar rutin ini bisa menarik perhatian wisatawan.

“Apalagi Dusun Pagergunung memiliki potensi luar biasa antara lain pemandangan indah pegunungan, pertanian tanaman hias, dan buah jeruk. Tentu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik,” imbuhnya.

Tentu, potensi ini dapat menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan yang mencari pengalaman yang berbeda dan ingin menikmati keindahan alam yang masih alami seperti di Dusun Pagergunung.

“Dengan memanfaatkan potensi tanaman hias, Dusun Pagergunung dapat mengembangkan berbagai jenis wisata, mulai dari wisata edukasi tentang tanaman hias, kegiatan agro-turisme, hingga wisata kuliner yang mengusung konsep alami,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Arief juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat setempat dalam pengembangan wisata desa ini. Pasalnya partisipasi aktif dari masyarakat lokal sangatlah penting dalam mengelola dan mempromosikan destinasi desa wisata di Kota Batu.

“Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengusaha lokal, dan masyarakat, saya yakin Dusun Pagergunung bisa menjadi contoh sukses dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan,” pungkasnya. (eri/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img