spot_img
Sunday, March 3, 2024
spot_img

Sempol Ayam Jumbo Ikdytri; Terbuat dari Daging Ayam Asli, Punya Banyak Varian

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Tak bisa dipungkiri, Indonesia memang kaya kuliner jajanan. Hampir di setiap daerah memiliki ciri khas jajanan masing-masing. Baik di warung-warung, kios, toko kecil sering dijumpai bermacam-macam jajanan. Tak terkecuali pedagang kaki lima sering dijumpai jual jajanan.

Ada satu jajanan kaki lima yang kualitas rasa, pelayanan hingga kebersihan sudah tidak diragukan lagi yaitu ‘Sempol Ayam Jumbo Ikdytri’. Jajanan sempol yang satu ini beralamatkan di Jalan Raya Arjowinangun No. 23D, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Usaha jajanan ini dirintis oleh Nurul Qomariyah (59) dan dibantu oleh anak kandungnya Tri Ayu (26) sejak 2012, buka setiap hari jam 09.00 pagi sampai jam 16.00 sore.

BANTU: Tri Ayu (26) mengaku senang bisa membantu ibunya berjualan Sempol Ayam Ikdytri.

“Awal mula saya jualan sempol tahun 2012, Waktu itu jajanan sempol masih belum hits, dan mulai viral tahun 2014. Waktu itu beli sempol di jalan rasanya kok bukan ayam melainkan terasa tepung, lalu makan itu mesti kok ada tulang, akhirnya saya bikin olahan resep bagaimana caranya sempol Malang itu supaya enak,” ungkap Nurul Qomariyah yang asli Arek Malang.

‘Sempol Ayam Jumbo Ikdytri’ dengan daging ayam asli ini dibanderol dengan harga terjangkau, dari harga Rp 1.200/tusuk sampai Rp 2.500/tusuk. Sedangkan untuk variannya juga bervariasi. Mulai dari varian mentah, ada mentah original, mentah pedas, mentah crispy dan mentah crispy pedas.

Untuk varian matang terdapat matang celup telur, matang goreng double telur, matang goreng crispy dan matang pedas. Selain itu juga terdapat paket 28 tusuk crispy plus double egg dengan kemasan aluminium foil dengan harga Rp 65.000/box. Bahkan juga ada varian sempol bakar.

“Disini juga ada untuk pemesanan online via Whatsapp yaitu ke nomor 08981272551. Pelanggan lebih banyak dari Rumah Sakit, dokter, perawat, karyawan dan dari dinas. Kalau pemesanan lebih banyak lewat WA, tetapi kalau beli langsung ke tempat juga ada,” yakin Nurul sapaan akrabnya.

“Alhamdulillah lebih banyak kenalan seperti saudara hingga dari pemerintahan. Lalu dulu pernah keasinan dan kena komplain, akhirnya kami diskusikan kami siap ganti, tetapi orangnya tidak mau. Tapi pelanggan order lagi dan saya bonusi, jadi buat ke depannya saya usahakan untuk tidak keasinan lagi,” tegas Nurul kepada Malang posco Media. (dan/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img