spot_img
Monday, April 15, 2024
spot_img

SMA Thursina IIBS, Miliki Program Spesialisasi, Torehkan Banyak Prestasi

Berita Lainnya

Berita Terbaru

SMA Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) menjadi salah satu sekolah favorit siswa melanjutkan pendidikan. SMA Thursina IIBS yang terletak di Jalan Tirto  Sentono Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang ini memiliki beberapa program spesialisasi. 

Di antaranya program Moslem Scholar, di mana santri akan mengikuti mata pelajaran history of Islamic law, leadership dan mangement dakwah. Kemudian program science-preneur. Dalam program ini santri akan mengikuti pelajaran Quran and science, science literacy, science communication and integrated sciencepreneurial project.

Selain itu, terdapat program ICT Programmer guna menjadikan programmer muslim yang berpikir kritis dan logis serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Ada juga program Chief Executive Officer and Profesional. Program ini bertujuan menjadikan generasi pemimpin muslim yang berwawasan global.

Manager of Marketing SMA Thursina IIBS, Abdul Jalil Mursyid mengatakan terdapat fasilitas di antaranya asrama, laboratorium sains kimia dan bahasa, perpustakaan, serta lapangan olahraga. Adapun penerimaan santri berdasarkan kouta. “Yaitu SMA putri 81 orang dan SMA putra 105 orang. Penerimaan siswa prioritasnya dari SMP kami. Sedangkan dari luar 15 persen,” ujar Abdul Jalil, Sabtu (24/2).

Dijelaskan, SMA Thursina IIBS pada tahun ini meluluskan angkatan ke lima dan telah menoreh sejumlah prestasi dan penghargaan, baik oleh lembaga internasional maupun nasional. “Penelitian menjadi salah satu yang ditekankan dan disosialisaikan ke santri, terutama SMA,” jelasnya.

Prestasi yang telah diraih SMA Thursina IIBS di antaranya penelitian yang menghasilkan medali emas dan penghargaan khusus dari Malaysia Invention, Innovation and Creativity Association (MIICA) serta medali perunggu kategori Matematika, Sains dan Teknologi dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) digelar oleh Pusat Prestasi Nasional Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kemendikbudristek Indonesia.

“Untuk biaya pendaftaran secara umum putra dan putri sekitar 60 sampai 65 juta sudah termasuk biaya gedung asrama, seragam, dan konsumsi. Pendaftaran bisa dari online maupun datang langsung ke sekolah,” pungkas Abdul Jalil. (den/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img