MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Peningkatan kualitas dan kompetensi peserta didik menjadi komitmen dan perhatian utama SMK Kartika IV-I Malang. Sekolah yang berlokasi di Jalan Kesatrian No. 1 A Kelurahan Kesatrian Kecamatan Blimbing ini punya strategi khusus untuk hal tersebut.

Kepala SMK Kartika IV-I Malang Drs. Sunari menyampaikan salah satu caranya adalah dengan menambah jam terbang anak anak didiknya. Yaitu dengan praktikum yang itu diperuntukkan masyarakat umum. Semua siswa-siswi di tiap jurusan akan memberikan yang terbaik saat praktikum tersebut.

“Contohnya di jurusan Tata Kecantikan, ada program di salon itu misalnya untuk wisuda SD, itu dikasih diskon sekian persen. Sehingga banyak konsumen. Jadi itu agar jam tayangnya lebih,” ujar Sunari kepada Malang Posco Media, kemarin.
Di Jurusan Tata Kecantikan sendiri SMK Kartika IV-I Malang mempunyai salon bernama Kartika Salon dan Kartika Kosmetik. Disitulah mereka melakukan praktik langsung kepada masyarakat dan tidak bisa seperti praktikum biasa.

“Ya tapi misalnya kalau hari libur, kami tetap persilahkan libur. Karena bagaimana pun itu kan hak mereka dan supaya bisa memperoleh waktu yang lebih untuk keluarga,” tambah Sunari.
Begitu pula seperti di Jurusan Tata Boga. SMK Kartika IV-I Malang mempunyai toko yang dibuka untuk melayani masyarakat umum. Disitulah peserta didik dari Jurusan Tata Boga akan berlomba untuk berkreasi membuat kue atau makanan bagi masyarakat umum.

“Tentunya makanan dan kue yang sangat layak dan di atas standar. Mereka menggunakan bahan yang terbaik juga kok. Bahkan mereka itu sering juga ke acara acara dan melayani pesanan. Semua jurusan memang peralatannya sesuai standar dan bahannya kami punya semua. Makanya sering dari instansi kerjasama dengan kami,” beber Sunari.
Sama halnya dengan di Jurusan Tata Busana. Dikatakan Sunari, di SMK Kartika IV-I Malang mempunyai Teaching Factory (TEFA) yang bekerjasama dengan industri secara langsung. Tiap guru-gurunya akan dilatih secara langsung oleh industri sehingga produk yang diinginkan oleh industri bisa dipahami oleh para guru.
“Selanjutnya ilmu mereka akan ditularkan pada anak-anak. Sehingga produk yang dihasilkan anak-anak ini sudah sesuai dengan kebutuhan industri. Produk yang dihasilkan mereka betul-betul produk yang mempunyai nilai jual,” tegasnya.
Sunari pun berharap, para peserta didik di SMK Kartika IV-I Malang bisa memiliki kompetensi yang sesuai yang diharapkan oleh masyarakat luas. Tidak hanya dunia industri, namun juga dunia usaha maupun dunia pendidikan lebih lanjut. Sebab lulusan dari SMK Kartika IV-I Malang memang memiliki ketiga profil lulusan tersebut.
“Banyak yang mereka itu melanjutkan ke dunia industri. Beberapa anak kita sering dilirik oleh perusahaan perusahaan. Tapi juga banyak yang diterima di perguruan tinggi yang bergengsi. Ada yang sesuai jurusan, tapi juga memang ada yang berbeda dari jurusan disini. Tidak apa apa karena itu dinamika sesuai potensinya,” tutupnya. (ian/ley)