spot_img
Tuesday, May 28, 2024
spot_img

SMPN 16 Malang; Puncak Pondok Ramadan, Siswa Inisiasi Bagi Tajkil Gratis

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POCO MEDIA, MALANG – Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, SMPN 16 Malang menggelar kegiatan berbagi takjil sebagai pada puncak pondok Ramadan tahun ini, Jumat (5/4). Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para siswa untuk saling berbagi dan menunjukkan rasa solidaritas di Bulan Suci Ramadan ini.

“Kami ingin membuat suasana di sekolah lebih bersemangat dan penuh kebersamaan selama bulan Ramadan. Bagi takjil ini adalah salah satu cara kami untuk merayakan kebersamaan di antara kami. Dan ini inisiatif dari siswa,” ujar Koordinator Kegiatan, Cahya Fitri.

Puluhan siswa dari berbagai tingkatan kelas turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama menyiapkan aneka jenis takjil, mulai dari kolak, kurma, hingga minuman segar untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar dan warga sekolah dan pengendara yang melintas di depan SMPN 16 Malang. “Kami merasa sangat bersyukur bisa berbagi rezeki dengan sesama. Semangat gotong royong tetap kami junjung tinggi,” ungkap Cahya.

Kepala SMPN 16 Malang, Mastini, M.Pd,  menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif para siswa tersebut. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan saling berbagi dalam membentuk kepribadian yang tangguh di masa depan.

Ia berharap, kegiatan bagi takjil di lingkungan sekolah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut berkontribusi dalam menyemarakkan bulan Ramadan dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sesama.

“Ini adalah contoh nyata dari semangat gotong-royong dan kepedulian sosial di antara siswa-siswi kami. Kami sangat bangga melihat mereka bergerak bersama untuk hal yang positif,” ujar Mastini

Kegiatan berbagi takjil ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua siswa serta segenap tenaga pendidik di SMPN 16 Malang. Semua pihak berharap bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi momen sekali dalam setahun, melainkan menjadi budaya yang terus dijaga dan ditingkatkan ke depannya. (hud/imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img