spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

SMPN 3 Singosari Puncak Tema P5; Ajak Siswa Cinta Budaya Indonesia

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – SMP Negeri 3 Singosari menggelar Pawai Budaya. Melalui kegiatan ini siswa diajak mengenal kebudayaan serta moda transportasi di Indonesia.  Agenda ini merupakan puncak pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema Bhinneka Tunggal Ika dan Rekayasa Teknologi.

Kepala SMPN 3 Singosari Mega Iswanto, S.Pd mengatakan, bahwa Pawai Budaya ini ditampilkan oleh semua kelas dari tiga jenjang, Sabtu (18/11) lalu. Masing-masing kelas dari jenjang kelas 7, 8 dan 9 menampilkan budaya yang berbeda dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Pawai ini diisi dengan pameran prototype (purwarupa) moda transportasi darat, laut dan udara. Ini juga sebagai tindak lanjut dari kunjungan ke Pangkalan TNI AL di Surabaya beberapa waktu lalu,” jelasnya kepada Malang Posco Media.

Tujuan dari agenda ini juga untuk meningkatkan  rasa cinta, serta jiwa nasionalisme peserta didik terhadap budaya dan keberagaman di Indonesia. Kemudian, rasa dan karsa itu dituangkan, dalam wadah mendorong kreativitas dengan membuat moda transportasi.

Senada dengan hal itu, Koordinator P5 SMPN 3 Singosari Shinta Aulia Fannies, M.Pd, menambahkan kegiatan ini adalah upaya pihak sekolah menumbuhkan sikap toleransi peserta didik. Memahami perbedaan sebagai keragaman dan keberkahan. Untuk semakin mencintai budaya bangsa dan negara Indonesia.

“Kemudian, pawai ini kami gelar dengan berkeliling di wilayah sekitar SMPN 3 Singosari. Hal ini agar para siswa bisa menunjukkan pada masyarakat sekitar, hasil karya mereka selama kegiatan P5,” ujarnya.

Pawai Budaya kali ini juga sebagai wujud atas kebanggaan para siswa SMPN 3 Singosari, terhadap keberagaman budaya yang ada di  Indonesia. Selain para peserta didik, seluruh civitas akademika SMPN 3 Singosari juga turut aktif terlibat. “Harapan terbesar kami, melalui agenda Puncak Tema P5 kali ini, bisa memupuk rasa nasionalisme para peserta didik. Sekaligus bisa memberikan wadah peserta didik, dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam berkarya,” pungkas Shinta. (rex/sir/imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img