MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Menyemarakkan program Kementerian Agama dalam Indonesia Khataman Alquran serentak sebanyak 350 ribu, MTs Negeri 3 Malang menggelar acara bertajuk Kuatkan Iman dan Hidupkan Hari Bersama Alquran Menuju Generasi Emas Berakhlak Rabbani akhir pekan kemarin.
Kegiatan yang berlangsung meriah di Mini Dome MTsN 3 Malang itu dihadiri Guru, Tenaga Kependidikan (GTK), pengurus komite, organisasi internal madrasah, serta santri Ma’had. Acara dibuka dengan pembacaan Shalawat Nabi oleh Tim Banjari MTsN 3 Malang, disusul lantunan ayat suci Alquran dibawakan oleh Oges Tanaka Redianto.
Kepala MTsN 3 Malang, Dra. Hj. Warsi, M.Pd. dalam sambutannya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan berharap amal ibadah di bulan suci Ramadan diterima oleh Allah SWT. Ia menyampaikan, bahwa generasi emas harus unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Alquran sebagai landasan kehidupan. “Alquran bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup. Dengan memahami dan mengamalkannya, kita bisa membangun karakter kuat dan berakhlak mulia,” tegas Hj. Warsi.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, MTsN 3 Malang berharap seluruh keluarga besar madrasah semakin mencintai Alquran dan mewujudkan generasi emas berakhlak rabbani. “Mari bersama-sama menjadi manusia yang cinta terhadap Alquran sebagai bentuk panduan hidup. Sehingga apa yang dijalankan bersama mendapat petunjuk dan ridho Allah SWT,” imbuhnya.
Puncak acara diisi dengan Mau’idhoh Hasanah oleh Ustadz Achmad Fauzi Sa’dullah, yang menekankan pentingnya menjadikan Alquran sebagai panduan utama, terutama bagi generasi muda.
Menurutnya, Alquran adalah sumber ketenangan bagi siapa pun yang rutin membacanya akan merasakan kerinduan untuk selalu kembali kepadanya. Ia juga berpesan kepada para penghafal Alquran untuk menjaga hafalan dengan murojaah (mengulang) secara konsisten. “Jangan biarkan hafalan menguap begitu saja. Perdengarkan dengan tartil agar hati semakin dekat dengan Alquran,” pesannya.
Acara ditutup dengan doa oleh Ustadz Wardi, dilanjut dengan berbuka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah, dan tadarus oleh mahasiswa Asistensi Mengajar. (hud/udi)