Saturday, August 30, 2025

Sumbang Lima Emas Porprov 2025, Kini Terima Beasiswa Klub Renang di Jakarta

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Patrice Eugenia Fauzi, Atlet Muda Renang Berprestasi Kota Malang

Patrice Eugenia Fauzi mencatatkan prestasi membanggakan walau usianya masih muda. Lima emas dari ajang Porprov IX Jatim 2025 beberapa waktu lalu dia sumbangkan bagi Kota Malang. Atlet renang ini pun mendapat beasiswa  bersekolah di Jakarta.

===========

MALANG POCO MEDIA – Patrice Eugenia Fauzi sehari-harinya disapa Jade. Ia pernah jadi perbincangan karena lima emas yang didapatkannya. Emas tersebut diperoleh di nomor 400 M gaya bebas, 800 M gaya bebas, 5000 OWS (Open Water Swimming/ perairan terbuka), serta dua nomor beregu yakni estafet 4x200M gaya bebas dan Estafet 4×100 gaya bebas. Selain itu, dia bersama atlet renang putri Kota Malang mendapatkan medali perunggu di nomor estafet 4x100M gaya ganti.

“Pengalaman Porprov kali ini sangat berkesan karena pertama Malang kan tuan rumah dan bisa menyumbang lima medali emas dan satu perunggu. Ini merupakan medali emas terbanyak yang saya berikan buat Kota Malang selama ikut Porprov,” katanya mengawali cerita.

Bahkan, Jade bisa mengejutkan dari nomor OWS. Pasalnya, Kota Malang tentunya tak punya tempat perairan terbuka. Dia bisa bersaing dengan atlet kabupaten dan kota lain untuk mendapatkan medali emas.

“Salah satu tantangan selama bertanding, saya rasa di kelas OWS. Karena itu nomor yang baru saya ikuti dan melawan kontingen Sidoarjo, mereka sudah berpengalaman di event-event sebelumnya.

Dan saya bisa dapat emas, itu sesuatu yang seru dan membanggakan buat saya,” terang dia.

Sejatinya, ada sejumlah momen juga yang tak bisa atlet 14 tahun ini lupakan. Sebab, dia sampai mendapatkan perawatan dan bantuan oksigen setelah bertanding di nomor estafet. Kerja kerasnya untuk membawa Kota Malang meraih emas di nomor 4 x 200M.

“Sempat kemarin saya sampai tumbang setelah pertandingan. Saya ditandu masuk ruang medis dan mendapatkan bantuan oksigen. Sebenarnya targetnya di nomor 4x200m gaya bebas saja, tapi bisa dapat emas juga di 4x100m gaya bebas. Biasanya nomor ini didominasi Surabaya,” papar pelajar yang sebelumnya bersekolah di SMP Kristen Kalam Kudus Kota Malang tersebut.

Setelah pencapaian tersebut, Jade ingin terus mengupgrade diri. Dia pun menerima tawaran beasiswa klub renang di Jakarta, JAQ. Hal itu membuatnya pindah ke Jakarta dan kini sekolah di Sekolah Murid Merdeka.

Di Jakarta, Jade bisa terus konsentrasi menjadi atlet karena sekolahnya menerapkan student atlet. “Sehingga saya tetap sekolah dan saya bisa mewujudkan impian saya untuk bisa kedepannya semoga sekolah di Amerika atau mungkin di luar negeri lainnya. Impian saya sejak kecil bisa sekolah di luar negeri, sembari terus berenang,” tambah atlet binaan klub renang Tirta Nirwana Malang tersebut.

Selain itu, Jade memiliki impian untuk bisa menembus team Olimpic Youth 2026 yang bakal berlangsung di Senegal, Afrika. Menurutnya, dengan berada di Jakarta, dia mendapatkan banyak pengalaman dan didikan yang lebih bagus lagi. Bahkan kini dia sudah mengikuti Hong Kong Swimming Open Championship 2025.

“Saya bersyukur karena keluarga mendukung semua impian saya. Hingga di titik ini, meskipun jauh, orang tua mendukung. Meskipun jarak jauh, mereka juga kerap video call, hampir setiap hari. Hehehe,” cerita Jade.

Sementara itu, jauh sebelum menorehkan banyak prestasi, Jade mengawali kecintaannya di renang dari keinginan ayahnya yang ingin membekali anaknya untuk bisa berenang. Pasalnya, sang ayah pernah menyaksikan orang meninggal di kolam renang.

“Awal mula itu dari ceritanya papa ya, dia itu pernah lihat sendiri orang meninggal di kolam renang. Setelah itu papa tidak ingin anaknya meninggal tenggelam. Akhirnya saya diikutkan les renang,” kata dia.

Jade pun terus berlatih hingga akhirnya menuai banyak prestasi. Di usia 10 tahun, dia sudah ikut Porprov di Jember. Tak sekadar ikut, dia juga menyumbangkan medali emas.

“Itu sangat berkesan saat Porprov pertama di Jember. Waktu itu saya masih usia 10 tahun, kelas 5 SD dan bisa dapat tiga emas, satu perak dan satu perunggu,” tutur remaja yang juga piawai memainkan alat musik keyboard tersebut.

Dari renang, Jade juga sudah mewakili Indonesia di ajang internasional di kelompok umur. Dia bertanding di Vietnam hingga Thailand. “Event seperti itu pasti sangat berkesan. Apalagi membela nama Indonesia,” tegas dia.

Selain itu, secara pribadi dia juga bangga. Karena dari renang, dia bisa membantu orang tuanya dalam hal ekonomi. Kini, ia sudah menyisihkan sebagian pendapatannya, dari hadiah dia berprestasi untuk membeli rumah.

“Masih untuk uang muka, tapi lumayan bangga sudah bisa bantu-bantu orang tua,” pungkasnya. (ley/van)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img