spot_img
Sunday, February 25, 2024
spot_img

Sumur Maut di SDN Madyopuro 1 Kota Malang Segera Dibangun

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media-“Sumur Maut” yang ada di belakang SDN Madyopuro 1 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang akan segera dibangun. Hal ini setelah kunjungan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman, SE beserta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Dr. Dian Kuntari, S.STP., M.Si, Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang Dr. H. Harinoto, M.M, Senin (29/1)  siang.

Dalam kunjungan tersebut juga diikuti DHC 45, Komunitas Anak Kolong Indonesia,  Komunitas Senam Kebaya Indonesia, Komunitas Anak Bangsa, Koramil Kedungkandang, Malang Peduli Demokrasi, serta dari pihak SDN Madyopuro 01.

“Mari kita kawal pembangunan tempat wisata makam para pahlawan ini. Kami dari DPRD siap mengawal anggaran dan kebijakan untuk merevitalisasi lahan ini agar bisa ditempati sebagai tempat wisata untuk mengenang perjuangan pahlawan-pahlawan kita dan semoga Kota Malang bisa menjadi kota yang menghargai jasa-jasa pahlawan yang telah memerdekakan Republik Indonesia,” kata Fuad kepada Malang Posco Media.

 Selain mengawal, politisi PKS ini juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial untuk dorong penyusunan DED dan anggaran untuk pembangunan tempat  tersebut. “Gedung SD-nya mungkin ada yang dibongkar dan dibangun yang lebih bagus lagi,” tambahnya.

Pembangunan Sumur Maut tersebut menurutnya agar tempat tersebut diketahui masyarakat secara luas jika di tempat tersebut merupakan salah saksi sejarah para pejuang.

“Kita perlu membuka tempat ini agar muda diakses. Nanti apa teknisnya kami serahkan ke Dinas Pendidikan. Yang pasti ini menjadi tempat destinasi wisata sejarah. Harapannya bagi anak-anak generasi muda bisa datang ke tempat ini mendoakan dan mengenang jasa-jasanya,” tambahnya.

Sumur Maut ini di dalamnya telah terbantai 11 orang pejuang kemerdekaan RI oleh kekejaman Belanda. Dari 11 orang, hanya empat nama yang teridentifikasi. Yaitu Dulmanan, Samaun, Suwadi dan Ponimin. Tujuh orang lainnya tak dikenal.

Sementara itu Danramil Kedungkandang Kapten Kav Sarmeli mengatakan selama ini ikut merawat Sumur Maut tersebut.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kami sangat bersyukur keterangan dari bapak DPRD Kota Malang.  Sudah tinggal pelaksanaan tahun 2025 akan dibangun,” katanya kepada Malang Posco Media. (jon)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img