spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Runner up 1 Putri Tari Jatim 2023

Tari Banteng Bentuk Kesetaraan Gender

Berita Lainnya

Berita Terbaru


Kreatif dan inovatif merupakan skill yang wajib dimiliki oleh seorang penari. Adelia Putrie Lorenda atau akrab disapa Adelia adalah salah satu koreografer tari tradisional muda yang menyukai kesenian sejak dini.

MALANG POSCO MEDIA – Adelia, perempuan asal Perum Puri indah Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan/ Kota Batu ini baru saja menjadi Runner up 1 Putri Tari Jawa Timur 2023. Diceritakan Adelia bahwa keikut sertaannya dalam Putri Tari Jawa Timur 2023 berawal dari keinginannya memberikan aksi dan kontribusi membawa kebudayaan Indonesia mendunia.


“Awal mula saya ikut Putri Tari Jawa Timur 2023 karena dari keinginan seorang penari muda yang ingin turut serta memberikan aksi dan kontribusinya membawa kebudayaan Indonesia menjadi mendunia,” ujar Adelia kepada Malang Posco Media.

- Advertisement -


Keinginannya yang sangat besar itulah kemudian membuahkan sebuah hasil dari berbagai proses yang dijalani. Tentunya dengan diiringi banyak dukungan dari orang-orang sekitarnya.


“Proses dan perjalanan ini adalah hal baru bagi saya. Tapi yang utama dalam setiap prosesnya saya nggak jauh jauh dari dukungan keluarga. Terutama ayah dan bunda tersayang yang mensupport saya untuk mengikuti Putra Putri Tari Jawa Timur ini,” beber perempuan kelahiran Batu, 5 November 2001 ini.


Menurutnya dalam mengarungi setiap proses yang dilihat oleh orang lain adalah proses yang berat baginya. Tapi sebaliknya ketika proses dilalui dengan asik dan seru disertai niat dan ikhlas dalam menjalaninya, maka tidak ada hal yang tidak mungkin digapai.


Ia mencontohkan dalam pendaftaran Putra Putri Tari Jawa Timur 2023, jumlah peserta yang mendaftar ada 13 peserta cilik dan 23 peserta remaja se Jawa Timur. Dari seluruh peserta itu, alumnus SD Beji 1 Batu ini harus bersaing dengan beragam background peserta.


“Ada yang duta daerah dan sarjana seni tari lainnya. Tentu ini menjadi penyemangat sekaligus tantangan bagi saya untuk bisa memberikan kemampuan yang terbaik,” ungkap mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya ini.


Hingga memasuki tahapan seleksi, pertama Ia harus tes berkas terlebih dahulu. Setelah itu harus melakukan tes wawancara, tes pengetahuan umum dan pengetahuan budaya tari yang dilanjutkan dengan tes sosial media. Hingga terakhir pengumuman resmi menjadi finalis.


“Setelah menjadi finalis pun saya harus membuat sebuah video profile dan juga melakukan deep interview dilanjutkan presentasi program kerja. Setelah itu melakukan penjurian menari secara offline karena secara online sudah pernah di lakukan sebelum registrasi,” terangnya.


Sebagai finalis, Adelia harus menunjukkan kebolehannya. Saat itu tarian yang Ia bawakan tentang banteng. Diketahui masyarakat bahwa kesenian banteng sudah menjadi identitas dari Jawa Timur.

“Saat itu tarian yang saya bawakan tentang banteng. Tari ini ibarat kesetaraan gender karena biasanya banteng selalu identik dengan anak laki-laki. Namun tarian ini memberikan kesetaraan melalui sebuah cerita tarian,” ungkapnya.


Hingga pada akhirnya, berawal dari nekat tapi diiringi dengan niat membawanya menjadi Runner Up 1 Putri Tari Jawa Timur 2023. Tentunya dengan berbagai proses dan perjalanan dengan banyak bantuan dari orang orang terdekat memberikan pengalaman baru serta rekan baru dari berbagai wilayah yang ada di Jawa Timur.


“Jadi apa yang saya jalani make me feel many unforgettable pleasant things. Tidak hanya itu, beruntungnya dari ikatan Putra Putri Tari Jawa Timur juga akan mengirimkan saya ke event tingkat nasional dan nanti akan bersaing dengan perwakilan 34 Provinsi yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (eri/lim)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img