spot_img
spot_img

Tembok Perumahan Ambruk Rusak Satu Mobil

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Musim hujan yang belakangan semakin intens di bulan November, harus menjadi kewaspadaan bagi masyarakat terhadap segala jenis bencana yang mungkin terjadi. Warga di Perumahan Delta Dieng, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun belakangan dikejutkan dengan robohnya sebuah tembok pembatas perumahan setinggi 10 meter.

Kejadian itu bahkan sampai merusak sebuah mobil. Lalu satu unit rumah yang berada persis di sebelahnya terkena sedikit material.

“Sebenarnya kejadiannya Rabu (2/11) sore dimana waktu itu memang hujan sangat deras. Pas roboh itu saya di dalam dan tidak kedengaran kalau itu roboh karena pas ada petir juga. Tahunya waktu itu di-WA tetangga, lalu saya pun langsung keluar,” cerita Muhammad Tirto, pemilik rumah yang berada persis di sebelah tembok yang roboh tersebut.

Berita Lainnya:  Gara – Gara Melamun, Nyaris Ditabrak KA

Material tembok yang roboh itu, sebenarnya belum sepenuhnya terjatuh. Masih ada material cukup besar yang menggantung dan berpotensi roboh saat hujan kembali. Sebagian sisi tembok yang berada di atas rumah Tirto bahkan kondisinya sudah miring dan membuat cemas dirinya.

“Saya inginnya itu dirobohkan ke arah sana dulu, tapi kalau sekarang belum memungkinkan. Dari BPBD Kota Malang juga sudah kesini tadi melihat kondisinya. Semoga segera ada tindak lanjut. Kalau untuk mobil yang rusak ringan itu milik tetangga, Pak Tri dan sudah mulai diperbaiki,” kata Tirto

Tirto menduga tembok itu roboh karena adanya sebuah aliran air yang masuk ke struktur tembok tersebut. Sehingga membuat semakin lama menjadi lapuk. Itu diperkuat ketika dirinya teringat bahwa sempat suatu saat ada rembesan air yang keluar dari sela-sela tembok. Namun sayangnya ia tidak menyadari dan mengira air itu merembes di saat tertentu saja.

Berita Lainnya:  Gara – Gara Melamun, Nyaris Ditabrak KA

“Ternyata memang benar, itu kelihatan ada aliran air kecil diatas situ. Di atas tembok itu ada sebuah jalan kecil setapak dan ada sekolah,” sebutnya.

Meski masih ada bagian sebuah tembok yang berpotensi jatuh menimpa rumahnya, Tirto belum ada rencana untuk berpindah tempat. Ia telah memasrahkan tindak lanjut tembok yang roboh itu kepada instansi terkait.

“Untuk sekarang Alhamdulillahnya saya dan adik tidak apa apa. Untuk aktifitas keluar masuk untungnya saya tidak ada kendaraan besar, jadi saya masih tinggal di sini dulu,” tutupnya. (ian/aim)



BERITA LAINNYA

Serangan Jantung di Kamar Mandi