spot_img
spot_img

Terpilih Lagi Ketua RT, Tingkatkan Kampung Lidah Buaya Perum Banjararum Asri

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Lukman Ahmad, warga Perumahan Banjararum Asri, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, kembali terpilih menjadi Ketua RT01 RWXI, kemarin. Dia memperoleh 64 suara, meninggalkan dua warga lainnya, yakni Eko Sulistyawan mendapat 24 suara dan terakhir Ahmad Rofik, mendapat 12 suara.

“Pak Lukman merupakan petahana. Hingga akhir Desember 2022, masih menjabat Ketua RT01,” ujar Ketua Panita Pemungutan Suara (PPS), Didik Trisulo Adi. Ia mengungkapkan, sebenarnya ada 150 warga yang berhak memberikan suaranya. Namun dalam proses coblosan kemarin, hanya 100 orang yang hadir. Dijelaskannya, dalam pemilihan ini, ada mekanisme yang dilalui warga.

“Sejak dua minggu sebelumnya, memang ada penjaringan calon Ketua RT01 yang dilakukan melalui pesan WhatsApp. Lalu muncul tiga calon untuk dipilih resmi melalui proses pemungutan suara. Ini sesuai dengan aturan dari Pemerintah Desa, harus ada pelaksanaan pemungutan suara. Siapa yang terpilih, inilah yang akan dilaporkan ke desa,” urainya.

Berita Lainnya:  Transformasi  Kabupaten Pendidikan

Lukman Ahmad mengaku siap menjalankan tugasnya, setelah terpilih kembali. “Nanti akan disusun dulu kepengurusannya untuk menentukan program selanjutnya,” katanya. Namun, dia mengaku akan tetap meningkatkan program lidah buaya yang sudah memberikan prestasi untuk perumahan tersebut. Seperti Juara I Lingkungan Hidup tahun 2020.

“Tentu akan mendukung kerjasama dengan PKK dan dasa wisma dalam program pelatihan produk berbahan lidah buaya sebagai produk unggulan RT. Apalagi, di perumahan ini, sudah dikenal sebagai kampung lidah buaya karena banyak warga yang memiliki toga lidah buaya. Inginnya nanti, program itu akan lebih baik dan menjadikan warga meningkat perekonomiannya,” terang dia.

Berita Lainnya:  Meriahkan HUT ke-1262, Sanusi Buka Festival mBakso Bareng Bupati

Sementara itu, M. Wahyudi, salah satu warga mengaku akan mensupport kampung lidah buaya untuk memiliki produk industri berbahan dasar lidah buaya. “Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, ada produk sabun padat, handsanitizer dan sebagainya,” ungkap Ketua Yayasan Putra Indonesia Malang (PIM) ini kepada Malang Posco Media.

Dia juga menegaskan, Kampus PIM tetap akan melakukan kerjasama dalam bidang pelatihan agar masyarakat semakin terampil dalam pembuatan produk – produk tersebut. Dia berkeinginan, ada support dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang untuk mendukung produk – produk dari lidah buaya ini, tembus ke pasar internasional. (mar)  



BERITA LAINNYA

Setahun Raih 29 Penghargaan