spot_img
spot_img

Tingkatkan Capaian Vaksin Dosis Tiga

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kasus Covid-19 di Kota Malang sejatinya sudah terkendali. Namun hingga saat ini masih saja ada temuan kasus aktif Covid-19. Terbaru per 3 November kemarin, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Malang masih sebanyak 132 kasus, dengan tujuh kasus aktif tambahan dan 22 kasus sembuh dari hari sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif pun tak jengah mengimbau kepada masyarakat agar patuh menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Terlebih dengan adanya ancaman subvarian Covid-19 jenis baru, Omicron XBB yang sulit terdeteksi melalui tes antigen.

Berita Lainnya:  Forum TSP Siap Akomodir 897 Usulan Tak Masuk APBD

“Peningkatan kasus ini bisa dari skrining perjalanan masyarakat dari dan ke luar Malang lalu terjadi kontak di luar. Makanya masyarakat diharapkan untuk terus menerapkan Prokes. Lalu juga segera vaksin, untuk booster di Kota Malang saat ini sudah 60 persen,” tegas Husnul.

Dikatakan Husnul, meski varian baru ini sulit terdeteksi uji antigen, namun hingga saat ini belum ada laporan kasus positif Covid-19 subvarian Omicron XBB di Kota Malang. Kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap Covid-19 tidak boleh diremehkan.

“Sampai saat ini tidak ada Covid-19 varian baru tersebut di Kota Malang. Orang yang gejalanya terjangkit subvarian baru ini mirip Omicron, tidak seperti Aplha dan Delta. Setelah menjalani isolasi, nantinya bisa sembuh,” sebutnya.

Berita Lainnya:  Tahun Depan Kerja Keras, Target PAD 1 T

Sama dengan varian Omicron, tingkat penyebarannya memang cukup cepat tapi untuk tingkat kematian juga sangat rendah. Olah karenanya Husnul juga mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi vaksin dosis ketiga atau booster.

“Saat ini booster mencapai 60 persen dan kita tetap rutin melayani di sentra vaksinasi. Yaitu di sentra vaksinasi di Dinas Kesehatan dan juga sentra vaksinasi Politeknik Kesehatan Masyarakat (Polkesma),” tandasnya. (ian/aim)



BERITA LAINNYA

Musim Hujan, 2.329 Janda Baru