spot_img
spot_img

Lima Kampus Besar Dibangun di Wilayah Kabupaten Malang

Transformasi  Kabupaten Pendidikan

MALANG POSCO MEDIA-Kabupaten Malang mulai bermetamorfosis jadi Kabupaten Pendidikan. Itu dibuktikan banyak perguruan tinggi yang melakukan pengembangan di wilayah Kabupaten Malang.  (baca grafis)

Setidaknya tahun ini sudah ada lima perguruan tinggi yang  masuk Kabupaten Malang. Yakni Universitas Brawijaya (UB), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma),  UIN Maliki dan Kings College London.

“Kampus lima besar di Malang masuk Kabupaten Malang. Saat ini sudah mencanangkan pembangunan, setelah pembebasan tanah,’’ kata Bupati Malang Drs H.M Sanusi. Dia mengatakan progres pembangunan terus dipantau. Tujuannya  agar pembangunan kampus-kampus tersebut tidak ada kendala. “Kami memberikan kemudahan untuk kampus-kampus ini masuk di Kabupaten Malang. Salah satunya adalah proses perizinan,’’ kata Sanusi saat diwawancara usai upacara peringatan Hari Jadi ke 1262 Kabupaten Malang.

Dia mengatakan bahwa masuknya kampus-kampus di Kabupaten Malang ini tidak lepas dari cita-cita besar Pemkab Malang. Yaitu menjadikan bidang pendidikan sebagai porogram prioritas. Ini sebagai upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Dengan adanya kampus di Kabupaten Malang, maka akan banyak sarjana tercipta di sini. Mereka yang belajar dengan tekun setelah lulus kuliah nanti, tidak sekadar mencari kerja. Namun mereka dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dan dapat memperkerjakan orang lain. Ini konsep besar pendidikan di Kabupaten Malang,’’ katanya.

Berita Lainnya:  Wabup Didik: Tingkatkan Sinergitas Tangani Stunting Hingga Pernikahan Dini

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang Ir Tomie Herawan MP mengatakan hal senada. Tomie mengatakan beberapa perguruan tinggi saat ini sudah proses pembangunan kampus.

“Ada lima kampus yang masuk di Kabupaten Malang. Universitas Brawijaya bangun kampus di wilayah Kepanjen, UIN Maliki di wilayah Turen. Sedangkan Unisma akan mendirikan kampus di perbatasan wilayah Karangploso-Singosari,’’ katanya.

Sementara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dikatakan Tomie akan melakukan kolaborasi pendidikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. “Termasuk yang dari luar negeri yaitu Kings College London yang bekerjasama dengan UI akan melakukan pengembangan pendidikan bekerjasama dengan KEK Singhasari,’’ ungkapnya.

Selain itu, Tomie juga mengatakan ada kampus ternama yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB) juga akan melakukan pengembangan pendidikan di wilayah Kabupaten Malang. “Rencana IPB juga masuk. Pihak kampus IPB sudah beberapa kali melakukan rapat dengan kami terkait rencana pengembangan pendidikan ini. Dari beberapa kali pembicaraan itu nanti yang dibangun semacam Agroteknya begitu,’’ tuturnya.

Berita Lainnya:  Sempat Jual Sketsa di Alun-Alun, Kini Punya Studio Sendiri

Terkait masuknya perguruan tinggi inipun disambut gembira Pemkab Malang. Bahkan dua perguruan tinggi telah mendapatkan tanah hibah dari Pemkab Malang demi memuluskan rencana pembangunan kampus. Yaitu Universitas Brawijaya mendapatkan hibah tanah seluar 30 hektare. Sedangkan UIN Maliki mendapatkan hibah tanah seluas 15 hektare.

“Secara rencana UB akan membangun kampus di lahan seluas 200 hektare. Kami sudah memberikan hibah tanah seluas 30 hektare, sisanya akan dipenuhi sendiri. Begitu juga dengan UIN Maliki, kami juga memberikan hibah tanah seluas 15 hektare,’’ tambahnya.

 Dia mengatakan hibah tanah sudah dilakukan beberapa bulan lalu. Penyerahan tanah pun sudah dilakukan. Sehingga tanah yang dihibahkan sudah menjadi hak milik masing-masing kampus.

“Ya ini untuk percepatan. Agar prosesnya cepat. Tapi demikian regulasinya manakala  dalam rentang waktu  2-3 tahun tidak dilakukan satu aksi sesuai rancanangan  maka pemerintah Kabupaten Malang  dapat meninjau kembali,’’ ungkapnya.

Tomie mengatakan dari pantauannya semuanya sudah berproses, dan sudah jalan. Termasuk Unisma di Singosari dikatakan Tomie melakukan pembebasan tanah secara mandiri juga telah jalan. “Unisma sudah membebaskan sendiri tanahnya. Dan sekarang juga sudah proses pembangunan,’’ tandasnya.(ira/van)

BERITA LAINNYA