spot_img
Sunday, March 3, 2024
spot_img

UB Launching E-KTM, Tingkatkan Kualitas Layanan Berbasis Digital

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO, MEDIA – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) kini semakin mudah mengakses referensi di perpustakaan. Rektor UB Prof. Widodo, S.Sc., M.Sc., Ph.D.Med.Sc., beberapa waktu lalu telah meresmikan E-KTM. Layanan E-KTM memberikan kemudahan bagi mahasiswa dengan kemampuan akses digital untuk Kartu Tanda Mahasiswa, menggantikan sistem konvensional.

Prof Widodo mengatakan, bahwa layanan ini tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga mempercepat layanan di berbagai area kampus. “Dengan adanya E-KTM ini maka bisa langsung memanfaatkan semua layanan di UB. Dan di era digital bank saja kartu ATM-nya sudah menggunakan kartu digital. Nah kita UB masuk juga ke sistem digital,” ucapnya.

Peresmian E-KTM juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Internasionalisasi Andi Kurniawan S.Pi., M.Eng. D.Sc serta para dekan dari seluruh fakultas di Universitas Brawijaya. “Upaya ini menandai langkah besar dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan di UPT Perpustakaan,” ujar Prof Widodo.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik menambahkan bahwa E-KTM adalah Langkah UB dalam memanfaatkan teknologi. E-KTM bisa dipergunakan oleh mahasiswa UB untuk mengakses semua layanan di UB. “Kedepannya mahasiswa tidak perlu lagi melakukan legalisasi ijazah dengan adanya digitalisasi di UB,” katanya.

Launching E-KTM ditandai dengan penggunaan E-KTM oleh Rektor UB pada barcode reader dan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Rektor UB bersama Wakil Rektor Bidang Akademik. Selanjutnya Rektor UB beserta para pejabat UB lainnya meninjau penggunaan E-KTM oleh para mahasiswa yang saat itu sedang berkunjung ke Perpustakaan UB.

Kepala Perpustakaan UB kemudian mengajak Rektor UB melihat Koleksi Digital Perpustakaan UB yang berada di Ruang Multimedia. Koleksi Digital Perpustakaan merupakan langkah progresif dalam mengadaptasi perpustakaan tradisional ke era digital. Dengan akses online ke koleksi terkini dan terkemuka, mahasiswa dan dosen dapat mengeksplorasi sumber daya pendidikan tanpa batas, mendukung penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Koleksi Digital Perpustakaan berisi e-book yang merupakan hasil alih media dari koleksi cetak yang selama ini paling banyak diminati oleh mahasiswa. Koleksi Digital ini bisa diakses pada PC khusus dimana para pengunjung hanya bisa membaca saja tanpa bisa mengopy filenya untuk melindungi hak cipta dari para penulis buku-buku tersebut.

Yang terakhir, Rektor UB meninjau Scholar’s Lounge yang  menjadi pusat kegiatan akademis dan diskusi di UPT Perpustakaan yaitu Pendampingan dan Klinik Jurnal. Dengan fasilitas yang modern dan mendukung untuk proses pembelajaran, Scholar’s Lounge dirancang untuk mendorong pertemuan informal dan pertukaran ide di antara pustakawan dan mahasiswa UB. “Scholar’s Lounge adalah bentuk komitmen UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya untuk terus berinovasi dan menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi mahasiswa dan akademisi,” terang Rektor UB. (imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img