spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

BI Malang Yakinkan QRIS Antarnegara Percepat Transaksi UMKM

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Layanan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ternyata bisa digunakan antarnegara. Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Samsun Hadi dalam acara Capacity Building Media di Pullman Hotels and Resorts, Kuta Bali, Rabu (30/8) lalu. BI Malang yakin dengan adanya QRIS antarnegara ini dapat mempercepat dan meningkatkan transaksi bagi UMKM di Malang.

“Pembayaran melalui QRIS kini semakin meluas, bahkan sudah bisa dilakukan antarnegara. QRIS antarnegara ini dapat mempercepat transaksi ekonomi dan mendorong UMKM, misalnya ada wisatawan asing yang mau beli di UMKM bisa membayar melalui QRIS, tanpa harus menukar uang, jadi lebih simpel,” ungkap Samsun Hadi.

Dijelaskannya, dari tujuh Kabupaten dan Kota Wilayah Kerja (Wilker) BI Malang, Kota Malang jadi daerah dengan transaksi QRIS terbesar, yaitu mencapai Rp 153 miliar pada Juni 2023. Disusul berikutnya Kabupaten Malang yang mencapai Rp 21 miliar dan Kota Batu Rp 11 miliar.

Wilker BI Malang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo. “Banyak turis dari Malaysia yang menggunakan QRIS di Indonesia, sehingga dengan QRIS ini dapat melihat dinamika wisatawan,” terang Samsun.

QRIS merupakan standar kode QR Nasional untuk memfasilitasi pembayaran kode QR di Indonesia yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus 2019. QRIS adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS

Saat ini, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Sudah ada ribuan merchant yang menggunakan QRIS. Khusus di Wilker BI Malang, sampai akhir Juli 2023, ada 531.625 merchant QRIS. Sementara untuk penggunanya, sudah ada 5.214.468 orang pengguna QRIS di Jawa Timur. Satu hal yang harus diwaspadai oleh pengguna QRIS menurut Samsun adalah pencopet digital.

“Jadi kasus yang terjadi melalui pembayaran QRIS ini adalah barcode yang dipasang di tempat amal, seperti di masjid atau musala, diganti oleh pencopet digital, jadi orang yang mau beramal, uangnya masuk ke pencopet digital itu. Harus hati-hati, dicek lagi,” pesannya. (bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img