spot_img
Friday, May 24, 2024
spot_img

Dies Natalis ke-16 Universitas Ma Chung Gelar Talkshow, Kaji Strategi Hadapi Era Disruptif  

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Di usianya yang kini 16 tahun Universitas Ma Chung menyatakan kesiapannya dalam menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat. Hal itu disampaikan Rektor Universitas Ma Chung Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, saat ini dunia mengalami perubahan yang sangat cepat. Bahkan, kehadiran Artificial Intelligence (AI) berpotensi membawa perubahan yang lebih eksponensial dari sebelumnya. Mirip dengan dunia baru yang digambarkan Aldous Huxley dalam novel futuristis A Brave New World.

“Oleh karenanya, kita perlu kesadaran untuk tetap berani memetakan dan menghadapi dunia baru ini,” ujar Yufra , saat menyampaikan sambutan dalam perayaan Dies Natalis ke-16 Universitas Ma Chung, akhir pekan lalu.

Dia melanjutkan, pandemi global telah berdampak besar pada bisnis di seluruh dunia, menyoroti kebutuhan kritis akan ketangguhan dan adaptabilitas dalam menghadapi tantangan yang tak terduga.

Berdasarkan hal tersebut, Universitas Ma Chung menggelar Seminar dan Talk Show. “Tujuannya untuk mengeksplorasi konsep ketangguhan dalam konteks bisnis setelah pandemi dan memberikan wawasan, strategi, dan alat berharga kepada peserta untuk meningkatkan ketangguhan organisasi mereka,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini Ma Chung menghadirkan beberapa narasumber. Antara lain Dr. (HC). Drs. Enggartiasto Lukita selaku Menteri Perindustrian dan Perdagangan 2015-2019, Dr. Mochtar Riady selaku Alumni Sekolah Ma Chung yang juga merupakan CEO Lippo Grup. Dan Prof. Philip K. Widjaja selalu Wakil Ketua Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera.

Universitas Ma Chung dalam kegiatan ini  Mengusung tema Charting the Brave New World. Para pembicara berbagi pengalaman mengenai bagaimana resiliensi dan karakter lainnya yang akan menjadi kunci dalam menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat. “Dies Natalis ke-16 ini menjadi tonggak bersejarah bagi Universitas Ma Chung,” ujar rektor.

Kegiatan talkshow dihadiri oleh para donator, anggota Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera, Alumni Sekolah Ma Chung, Alumni Universitas Ma Chung, para Pejabat Universitas Ma Chung, sekolah mitra, institusi mitra, mahasiswa dan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Ma Chung.

“Kami ingin Dies Natalis 16 kali ini menjadi momen, tonggak bersejarah bagi semua pihak untuk memperbarui komitmen dalam memberikan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Yufra.  (imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img