spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

EDITORIAL; Semangat Piala Dunia U-17

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Maret lalu, Indonesia yang sudah sangat siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 akhirnya kandas. Pembatalan oleh FIFA itu akibat penolakan terhadap keberadaan Tim Israel dalam gelaran dunia tersebut. Putusan itu membuat Indonesia tak berkutik, FIFA akhirnya mengalihkan tuan rumah piala dunia ke Argentina.

Meski tegas, FIFA tetap sangat menghargai Indonesia. Piala Dunia U-17 pun akhirnya diputuskan dihelat di Indonesia. Ini karena juga lolos Piala Dunia U-17. Tentu ini bukan kebetulan tapi juga atas pertimbangan matang FIFA. Sebab meski Usia-17, gelaran ini level dunia dan melibatkan 24 negara yang bertanding.

Tentu FIFA punya catatan penting sehingga Indonesia tetap dipercaya menjadi host Piala Dunia. Empat stadion yang disiapkan Indonesia juga dinilai sangat layak dan berkelas internasional. Mulai Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun dengan megah, Stadion Manahan Solo, Stadion Si Jalak Harupat Bandung dan Stadion Geloro Bung Tomo (GBT) di Surabaya.

Istimewanya, gelaran piala dunia ini dibarengkan dengan momen Hari Pahlawan, yang juga momen bersejarah di Indonesia, terkhusus di Surabaya. Opening Ceremony Piala Dunia U-17 ini pun digelar sebelum laga Indonesia v Ekuador di Stadion GBT tadi malam.

Karena waktunya Cuma 10 menit, Opening Ceremony yang disiapkan secara matang oleh Wisnhutama itu pun terasa kurang greget. Namun sudah cukup membuat pesta pembuka Piala Dunia U-17 ini meriah dan wah. Pemkot Surabaya juga menyambut gelaran Piala Dunia ini dengan beragam event yang menarik.

Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga bahwa Indonesia lolos Piala Dunia U-17. Dan lebih berbangga lagi karena FIFA percaya kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah. Diperkuat, FIFA juga membangun Kantor tetap ASIA-hub di Jakarta. Ini menunjukkan bahwa FIFA sangat serius dengan Indonesia, terutama terkait pembinaan sepakbola kelas dunia.     

Dalam laga perdana tadi malam, Indonesia juga mampu meladeni permainan Ekuador. Bahkan Indonesia bisa menjebol gawang Ekuador lebih dulu meski kemudian disamakan kedudukannya menjadi 1-1 hingga akhir pertandingan. Ini membuktikan bahwa kualitas pemain Timnas Indonesia U-17 juga tak bisa diremehkan oleh dunia.

Jangan buru-buru menghujat. Jangan buru-buru meremehkan. Apapun hasil akhir fase grupnya, lolos atau tidak lolos Indonesia ke fase berikutnya, setidaknya kita memberikan apresiasi yang sangat tinggi untuk kemajuan sepakbola Indonesia di masa depan. Kalau FIFA saja sangat percaya kepada Indonesia, maka sangat tidak pantas kita meremehkan negara kita sendiri.

Mari menjadi tuan rumah yang baik bagi dunia. Semangat fair play dan belajar naik kelas ke level dunia adalah wujud semangat bangsa yang besar dan bijak. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjadi mitra terbaik bagi dunia.(*)   

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img