spot_img
Friday, March 1, 2024
spot_img

Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM; Kembangkan Eduwisata Ikan Endemik di Turen

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendirikan wisata edukasi. Dalam hal ini fakultas bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sanankerto Turen Kabupaten Malang. Wisata edukasi ini mengembangkan ikan endemik bernama Fish Edupark Boon Pring.

Koordinator pelaksana, Ganjar Adhywirawan Sutarjo, M.P. menjelaskan, Desa Sanankerto dengan tempat wisata Boonpring memang memiliki peluang yang besar untuk mengembangkan wisata edukasi. Selain karena sudah ada wisata Boonpring, beberapa jenis ikan yang dikenalkan juga hidup disekitar desa tersebut. “Melalui program ini, kita ingin Desa Sanankerto menjadi bank genetik ikan endemik Jawa Timur,” katanya.

Untuk mencapai hasil yang maksimal, program pengabdian ini juga berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan hingga kelompok pembudidaya Ikan Tirta Mas. Bahkan juga melibatkan mahasiswa yang aktif terlibat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, seperti menjadikan Desa Sanankerto pusat  pelestarian dan konservasi ikan endemik Jawa Timur. Selain itu juga meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan masyarakat, serta memberikan peluang pengembangan budidaya ikan endemik bagi masyarakat pembudidaya ikan.

“Kami berupaya agar program ini tidak hanya berdampak dalam aspek pendidikan, tetapi juga pada bidang sosial serta peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” tambah Ganjar.

Adapun ikan endemik yang menjadi fokus kegiatan ini meliputi ikan wader pari, ikan wader cakul, ikan sengkaring, ikan bader bang, ikan tawes, dan lainnya. Pelaksanaan program tersebut sudah berlangsung sejak 1 Agustus hingga 20 Februari 2024 nanti. Diawali dengan mekanisme pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat pengetahuan tentang pengelolaan ikan endemik sebagai tujuan eduwisata dan pelestarian. Selanjutnya, dilakukan pendampingan secara periodik yang melibatkan Ganjar dan tim yang terdiri dari 15 mahasiswa PPK Ormawa dan 5 mahasiswa PMM mitra dosen.

“Hingga saat ini, sudah ada peningkatan pengunjung yang mulanya di angka 30-40 persen kini telah meningkat sebesar 60 70 persen. Kedepannya kami percaya bahwa melalui sinergitas antara pendidikan, pelestarian, dan partisipasi masyarakat, Desa Sanankerto akan menjadi destinasi yang menginspirasi dalam menjaga kelestarian ikan endemik. Memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegasnya. (imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img