spot_img
Thursday, February 22, 2024
spot_img

Kekerasan di Pakistan Meningkat, Calon Independen Ditembak Mati

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Kekerasan terus melanda Pakistan menjelang pemilihan presiden di negara tersebut. Sedikitnya dua orang, termasuk satu calon independen yang berafiliasi dengan partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan pimpinan mantan PM Imran Khan yang dipenjara, tewas. Dan sembilan lainnya terluka akibat kekerasan terkait.

Kepala Polisi Rasheed Khan menjelaskan, Zehan Zeb Khan, nama kandidat asal distrik suku Bajaur di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa tersebut ditembak mati orang tak dikenal saat berkampanye.

“Tiga orang lainnya juga cedera dalam penembakan tersebut,”tambahnya.

Sementara itu, korban tewas lainnya adalah pemimpin partai politik nasionalis Partai Nasional Awami (ANP). Korban ditembak mati dalam aksi penyerangan kantor di distrik Chaman, Provinsi Balochistan yang berbatasan dengan Afghanistan, kata polisi.

Petugas partai lainnya juga terluka dalam serangan tersebut, ungkap Presiden ANP Balochistan, Asghar Achakzai.

Penyerang tak dikenal melempar sebuah granat ke kantor Partai Rakyat Pakistan (PPP) di ibu kota Balochistan, Quetta, dan melukai lima orang.

Insiden itu merupakan yang terbaru dari sederet aksi kekerasan di seluruh wilayah menjelang pemilu 8 Februari.

Rapat umum PTI di distrik Sibi, Provinsi Balochistan pada Selasa juga dibom sehingga menewaskan empat orang, termasuk tiga anggota partai.

Kemudian, seorang politisi tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam bentrokan bersenjata antara pendukung PPP dan partai Muttehida Quami Movement di ibu kota komersial Karachi pekan lalu.

Rapat umum dan kantor sejumlah partai di berbagai wilayah di Pakistan diserang dalam beberapa pekan terakhir menjelang pemilu Februari mendatang.(ntr/nug)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img