spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

Ketua DPRD: KONI Harus Evaluasi

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Target Meleset, Turun Peringkat Tiga

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Capaian prestasi kontingen Kota Malang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2023 kemarin menjadi perhatian tersendiri bagi DPRD Kota Malang. Sebab, peringkat Kota Malang pada Porprov kemarin menurun menjadi peringkat ketiga dibandingkan Porprov sebelumnya yang mampu merebut posisi kedua (runner-up)

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyampaikan harus ada sejumlah evaluasi yang harus dilakukan. Sebab antara ekspektasi dan realita di lapangan memang tidak sesuai. Namun ia menekankan tidak perlu mencari siapa yang salah atas penurunan prestasi tersebut.

“Kami ucapkan apresiasi pada KONI, cabor, serta seluruh atlet yang sudah berusaha maksimal pada Porprov kemarin. Daerah lain lebih siap dan persiapan kita ada yang kurang disitu. Ini yang harus dievaluasi,” ujar Made, sapaannya kepada Malang Posco Media, Senin (18/9) kemarin.

Diketahui, berdasarkan catatan KONI Jawa Timur dalam laman resminya, Porprov VII 2022 sebelumnya Kota Malang mengoleksi sebanyak 70 emas, 67 perak dan 72 perunggu dengan total 486 point. Sementara pada Porprov VIII 2023, Kota Malang mencapai hasil akhir 74 emas, 52 perak dan 80 perunggu dengan total 480 point.

Apalagi, lanjut Made, ketika Porprov kemarin juga ternyata ada beberapa atlet yang mengalami cedera hingga menyebabkan tim dari Kota Malang sedikit banyak menjadi terganggu. Tidak hanya itu, persiapan atlet yang dirasa kurang tersebut juga ditengarainya karena ada permasalahan saat pergantian pengurus.

“Tiap pengurus baru pasti punya konsep, strategi dan harapan besar. Sebelum Porprov, persiapan harus matang, proses komunikasi dengan cabor penting, ini yang lalai dilakukan. Kita juga melihat pasca pergantian pengurus KONI kemarin agak panjang. Sehingga menggangu persiapan dan ini sudah jadi catatan kita supaya hal seperti ini tidak terjadi di masa mendatang,” sebut Made.

Dengan persiapan yang lebih matang, Made berkeyakinan tim Kota Malang bisa menduduki peringkat kedua seperti biasanya. Lalu Kota Malang juga harus berpikir untuk mencari cara mengalahkan Kota Surabaya yang menjadi langganan juara umum. Tidak hanya persiapan atlet, juga sarana dan prasarananya. Ia menggarisbawahi, support anggaran kepada KONI diharapkan tidak dikurangi meski tidak mencapai target Porprov.

Dari pihaknya sendiri, Made siap mendukung untuk peningkatan sarana prasarana penunjang para atlet. Bahkan tidak hanya untuk Porprov, namun juga bisa untuk pembinaan atlet ke depannya 

“Tahun 2024 kita siapkan sarana prasarana yang diperlukan. Tentu saja nanti anggaran akan lebih besar. Juga nanti ada TC (training center, red) supaya mereka bisa lebih siap,” dukungnya.  (ian/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img