spot_img
Monday, April 15, 2024
spot_img

MI Mambaul Ulum Tegalgondo; Kreatif, Siswa Bikin Miniatur Gerakan Salat

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Ada yang menarik di Pondok Ramadan MI Mambaul Ulum Tegalgondo tahun ini. Para siswa membuat miniatur gerakan salat dan replika ketupat. Keterampilan dari bahan kertas ini diwarnai semenarik mungkin. Karya mereka cukup menarik perhatian.

Siswa MI Mambaul Ulum Tegalgondo menunjukkan keterampilan mereka dengan teliti. Mereka mampu menghasilkan karya-karya unik dan menarik. Mengandung pesan akan pentingnya menghargai budaya dan tradisi Islami.

“Kami bangga dengan semangat dan kreativitas siswa. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan mereka dalam membuat karya seni, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang nilai-nilai keagamaan,” ucap Kepala MI Mambaul Ulum Tegalgondo, Atik Fardianingsih, S.Pd, Selasa (2/4) kemarin.

Atik menjelaskan, dengan bimbingan dari guru kini anak didiknya memahami setiap gerakan salat secara mendalam. Sehingga mengaplikasikannya dalam bentuk miniatur menggunakan kertas. Mulai dari gerakan rukuk, sujud, hingga tahiyat. Setiap detail gerakan salat digambarkan dengan sangat presisi. “Anak-anak tidak hanya belajar tentang gerakan salat secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam karya seni yang kreatif,” ujar Atik.

Proses pembuatan miniatur gerakan salat ini tidak hanya melibatkan keterampilan artistik, tetapi juga membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Seluruh siswa harus memperhatikan proporsi dan detail setiap gerakan untuk menghasilkan miniatur yang akurat.

Melalui karya seni ini, Atik berharap dapat menginspirasi orang lain untuk lebih mendalami dan menghargai nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, proses pembuatan miniatur gerakan salat tidak hanya merupakan ekspresi kreativitas, tetapi juga menjadi sarana untuk mendalami dan memperkuat keterhubungan mereka dengan ajaran agama Islam.

“Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak kami dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya Islami. Semoga semangat dan kreativitas ini terus berkembang dan menginspirasi banyak orang,” harapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan pondok ramadan tidak hanya diberikan materi, tetapi juga kegiatan keagamaan lainnya. Seperti, salat duha, tadarus, khataman Alquran bersama dan akhir kegiatan ada pembagian takjil di sekitar madrasah. (hud/imm)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img