spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

Pelebaran Jalan Brosem Mulai Dikerjakan DPUPR Kota Batu

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU- Pelebaran ruas Jalan Bromo – Semeru (Brosem) oleh DPUPR Kota Batu mulai dikerjakan Senin (28/8) lalu. Hal itu ditegaskan Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat.

“Mulai hari ini (kemarin, red.) pihak rekanan sudah mulai mengerjakan pelebaran jalur Brosem. Sesuai kontrak pengerjaan akan membutuhkan waktu 120 hari kerja,” ujar Alfi kepada Malang Posco Media, Selasa (29/8) kemarin.

Ia menjelaskan, pelebaran Jalan Brosem merupakan program Prioritas Pemkot Batu tahun ini. Pasalnya selama ini jalur yang berada di pusat kota menuju Alun-alun Kota Batu jadi salah satu pusat kemacetan. “Secara teknis ruas Jalan Brosem akan dilebarkan dari eksisting 6-7 meter menjadi 10-12 meter dengan panjang 650 meter. Pelebaran ruas jalan dengan cara menutup saluran irigasi dengan box culvert,” bebernya.

Ketua PII Kota Batu menambahkan, dari hasil lelang pekerjaan, pelebaran jalan Brosem dianggaran Rp 4,5 miliar. Dari proses lelang, PT. Mandiri Langgeng Gemilang Jl. Raya Pandanrejo 256 RT.004 RW. 001 Kota Batu keluar sebagai pemenang dengan harga penawaran Rp 3,3 miliar.

Kemudian untuk anggaran perencanaan menggunakan APBD Kota Batu 2022 senilai Rp 98 juta. Sedangkan untuk pengawasan pelebaran jalan dianggarkan Rp 96 juta pada APBD Kota Batu 2023. “Kami harap program pelebaran jalan ini bisa mengatasi kemacetan pusat kota. Mengingat ruas Jalan Brosem ini adalah titik berkumpulnya dua jalur dari arah Mojokerto/Surabaya dan Kabupaten Malang/Kediri menuju pusat kota yaitu Alun-alun,” terangnya.

Pelebaran ruas jalan ini, lanjut dia, sejatinya tidak hanya melebarkan jalan secara teknis. Akan tetapi juga meningkatkan kapasitas tampang dan tampung jalan utama menuju pusat Kota Batu agar mobilitas warga masyarakat dan wisatawan terlayani dengan baik yang pada akhirnya akan meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Terlebih Kota Batu ini langganan macet saat musim liburan atau akhir pekan. Sehingga kita sudah seharusnya berbuat untuk membangun ruas-ruas jalan tembus baru dan melakukan pelebaran jalan sebagai langkah untuk mengurai kemacetan yang terjadi dan membuat nyaman warga dan wisatawan,” tandasnya. (eri/udi)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img