spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Sembilan Orang Tewas Usai Pesta Miras Zimbel Kerawang

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media  – Korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan ‘Zimbel’ bertambah menjadi 9 orang. Kasat Narkoba Polres Karawanf AKP Edi Nurdin Massa mengatakan korban tewas bertambah satu orang, dari jumlah korban sebelumnya 8 orang.

“Ada satu orang lagi yang tewas diduga kuat karena meminum zimbel,” kata Edi saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, dikutip dari Detik Jabar, Sabtu (25/6/2022).

- Advertisement -

Satu orang yang tewas tersebut berinisial S (29) warga Telukjambe Timur Karawang. Berdasarkan keterangan keluarga, S meninggal pada Jumat (24/6) malam di kediamannya.

“Dari hasil pemeriksaan dan meminta keterangan saksi-saki S (29) ini merasakan hal sama dari efek yang ditimbulkan zimbel, dan diduga kuat memang menenggaknya,” katanya.

Sementara itu, jenazah S (29) sudah dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk ditangani oleh tim forensik. Polisi pun akan mendalami penyebab kematian korban.

Terkait korban yang masih dalam perawatan, pihak kepolisian menuturkan ada dua warga yang tengah dalam perawatan.

“Ada dua orang yang dirawat di RSUD, untuk kondisinya belum stabil,” ucap Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Richie Suharyadi saat dihubungi melalui telepon selular.

sebelumnya, 8 warga di Karawang tewas usai menenggak minuman keras oplosan. Mereka menenggak miras oplosan bernama ‘Zimbel’.

Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan kejadian tewasnya warga akibat menenggak miras oplosan diketahui pada Senin (20/6) kemarin di daerah Palumbonsari Karawang.

“Jumlah korban kami mendapat laporan sementara delapan,” ucap Aldi di Mapolres Karawang, Jumat (24/6/2022).

Kejadian ini bermula saat polisi menerima informasi dari kelurahan Palumbonsari terkait ada warganya yang tewas akibat miras. Adapun delapan korban yaitu WA (28), S (31), R (22), A (40), R (24), D (18), T (17) dan K (18).

Selain korban tewas, kata Aldi, miras oplosan ini juga menyebabkan sejumlah orang masuk ke rumah sakit. Data sementara ada lima orang yang saat ini sedang dilakukan perawatan.

“Yang masuk rumah sakit ada beberapa akan kami cek terus dengan jajaran Polsek di lapangan. Ini lima orang akan dicek kembali,” kata Aldi. (yum/dtc/mar)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img