spot_img
spot_img
Monday, April 15, 2024
spot_img
spot_img

Kasus DBD Meningkat di Kota Batu, Bulan Lalu Seorang Warga Meninggal Dunia

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA-  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menggelar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak di sejumlah wilayah pada Minggu (25/2) besok. Ini guna pencegahan dan pengendalian penyakit demam berdarah (DB) menyusul banyaknya terjangkit kasus DB  dan ditemukan satu orang meninggal dunia.

Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan per Januari 2024 satu kasus meninggal dunia bocah berusia 4 tahun warga Kelurahan Temas Kecamatan Batu dengan diagnosa dengue shock syndrome.

“Memang di awal Januari 2024 lalu  kasus demam berdarah dengue atau yang biasa kita sebut DBD sangat meningkat dibanding di bulan yang sama di tahun 2023,” ujar Susan kepada Malang Posco Media, Jumat (23/2) kemarin.

Dinkes Kota Batu mencatat, pada tahun 2023 total kasus terjangkit demam berdarah 128 orang dan demam dengue 103 orang. Sedangkan yang meninggal satu orang. Sementara itu, per Januari 2024 jumlah penyakit demam berdarah sudah mencapai puluhan kasus tersebar di wilayah Kota Batu, dengan kasus paling tinggi melanda wilayah Kecamatan Batu.

“Demam berdarah dengue (DBD), demam dengue (DD), maupun dengue shock syndrome merupakan penyakit virus yang penularannya dari nyamuk dengan ciri-ciri blang-blang hitam putih dan berkembang biak di air yang tergenang bening atau jernih. Apalagi seperti musim hujan seperti ini,” papar Susan.

Tempat perindukan nyamuk ini berada di tempat tumpukan barang bekas dan pot tanaman hidroponik. Lalu di tempat penampungan air yang terdapat di belakang kulkas, tampungan air dispenser, serta talang air yang mampet termasuk tempat berkembangbiaknya nyamuk membahayakan manusia ini.

“Hal ini sering kali kita abaikan, padahal ini tempat nyaman berkembang biak,” sambungnya. Dibeberkan Susan bila di Kecamatan Batu terdapat 26 kasus orang terjangkit penyakit DBD. Kemudian disusul Kecamatan Junrejo enam kasus, dan Kecamatan Bumiaji satu orang. Sedangkan penyakit demam dengue juga terdapat di Kecamatan Junrejo dengan tujuh kasus, Kecamatan Batu 11 kasus, dan Kecamatan Bumiaji dua kasus.

Penyakit dengue shock syndrome masih melanda di wilayah Kecamatan Batu, tepatnya di Kelurahan Temas terdapat dua kasus. “Penyebabnya karena kurangnya kebersihan lingkungan dan daya tahan tubuh yang kurang serta faktor perubahan iklim yang tidak menentu, ” lanjut Susan.

Dengan jumlah kasus demam berdarah ini, Dinkes Kota Batu akan menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak di wilayah Kota Batu. Mulai dari lingkungan tingkat RT dan RW. Hal ini guna memutus mata rantai virus penyakit dari sarang nyamuk. “Nyamuk sering kali berpindah ke wilayah lain. Maka kita semua wilayah serentak melakukan pembersihan Minggu besok (25/2),” pungkasnya. (den/eri/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img