spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

PCMI Jatim Gelar Roadshow PPAN dan PPAP Jawa Timur

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Jawa Timur tak pernah kekurangan pemuda berpotensi yang memiliki komitmen untuk berkontribusi. Dengan semangat itulah Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jawa Timur, alumni program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) mengadakan Roadshow PPAN dan PPAP Jawa Timur 2024 di lantai 5 gedung Malang Creative Center (MCC) pada Minggu (31/3) lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang bergabung secara hybrid, online dan offline dari seluruh Jawa Timur.  Roadshow ini menggandeng unit kegiatan mahasiswa Riset Karya Ilmiah Mahasiswa (UKM RKIM) Universitas Brawijaya.

La Tazkia Aulia, salah satu panitia kegiatan roadshow menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan atau memaparkan program pertukaran pemuda antar negara dan antar provinsi yang dimiliki oleh PCMI Jatim.

“Kebetulan kegiatan ini masih dalam rangkaian pembukaan registrasi PPAN dan PPAP 2024 yang dilaksanakan hingga tanggal 20 April mendatang,” terang Tazkia.

Ia menjelaskan roadshow ini sekaligus membuka wawasan pemuda Jawa Timur, khususnya Kota Malang untuk terlibat aktif dalam aneka kontribusi dan kolaborasi sosial yang ada. Terutama dalam program PPAN yang bekerjasama dengan beberapa negara seperti Jepang, Singapura, Australia, dan lain-lain.

“Di situ ternyata ada banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil. Baik itu kita berdiskusi isu-isu sosial masing-masing negara, atau belajar pemecahan masalah atas permasalahan di negara kita sendiri,” tuturnya.

Masih di kegiatan yang sama, Hisyam Hibatur Rahman, salah satu peserta menjelaskan alasannya mengikuti roadshow ini untuk membuka wawasan. Dengan adanya roadshow ini, bisa memberi pemikiran terbuka kepada mahasiswa Kota Malang untuk memanfaatkan kesempatan yang ada. Hisyam sendiri berminat untuk mengikuti registrasi PPAN dan PPAP untuk berkolaborasi dengan para pemuda unggul Indonesia.

“Yang menarik, kita bisa mengikuti kedua programnya. Baik PPAN maupun PPAP. Saya pribadi berharap dapat mengikuti dan lolos di program ini,” terang Hisyam.

Ia berharap dengan mengikuti program PPAN dan PPAP ini dapat membentuk pola pikirnya. Selain itu, ada banyak hal menarik lainnya yang bisa ia peroleh, seperti kesempatan berkunjung ke luar negeri, berjejaring dengan relasi baru dan memperluas pengetahuan yang ia miliki. “Saya ingin mengikuti pendaftaran dan mencoba agar bisa menjadi bagian dari kegiatan ini selanjutnya,” tutur Hisyam.

Raissa Syarif Hidayatullah, mahasiswa Universitas Brawijaya yang mengikuti roadshow tersebut juga menyatakan pernyataan serupa. Ia berharap dapat menjadi salah satu peserta PPAN tahun 2024. Rais sudah membidik negara Australia sebagai negara sasaran yang ingin diikuti.

“Saya sendiri sudah ada niatan untuk ke Australia. Tertarik untuk mengenalkan budaya Jawa Timur. Kebetulan saya dari Sidoarjo yang terkenal dengan kota udang dan bandeng. Ada produk khas sambel petis,” tuturnya.

Persiapan yang sudah ia lakukan antara lain mempersiapkan berkas dan proyek sosial. Rais telah mengikuti beberapa program sosial yang diadakan di UB seperti Malang Cerdas dan sebagainya. “Sejauh ini kurang berkas tes TOEFL saja, kalau proyek sosial beberapa masih ikut di UB dan di organisasi,” tuturnya. (Mg1/jon)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img